Logo Header Antaranews Sumbar

Pekerjaan Pembangunan Gedung Parkir Segera Dimulai

Selasa, 11 Juni 2013 06:44 WIB
Image Print

Bukittinggi, (Antara) - Pekerjaan pembangunan gedung parkir di Kota Bukittinggi guna mengatasi masalah perpakiran di kota tersebut segera dimulai. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bukittinggi Ir Zet, Senin mengatakan, pihaknya mengupayakan pelaksanaan pekerjaan pembangunan gedung parkir berjalan sukses. Menurut dia, Pemkot membangun gedung parkir kendaraan dengan memanfaatkan lahan eks kehutanan bagian upaya menciptakan kenyamanan pengunjung. "Gedung parkir dibangun untuk mengatasi masalah parkir di Bukittinggi yang tak memiliki areal parkir memadai," kata dia. Dengan adanya gedung khusus parkir itu, menurut dia, sedikitnya 30-40 persen kemacetan pada ruas jalan dalam kota dapat teratasi, karena selama ini kendaraan roda empat banyak yang parkir di pinggir jalan. "Kehadiran gedung khusus parkir tersebut dapat menampung 315 unit kendaraan roda empat untuk satu kali parkir," katanya. Bukittinggi selalu ramai dikunjungi wisatawan. Pada hari libur ratusan unit kendaraan roda empat parkir, dan selama ini pemerintah kota memanfaatkan areal parkir di depan bioskop Gloria. "Dengan adanya gedung khusus parkir tersebut tidak ada lagi kendaraan roda empat parkir di pinggir jalan," kata dia. Panitia Lelang Pengadaan Pembangunan Gedung Parkir Surya Agusta mengatakan bahwa lelang proyek pembangunan gedung parkir tersebut dimenangkan PT. Adhiwira Ikaputra dengan nilai penawaran Rp15.558.000.000. "Panitia telah mengirim dokumen pemenang tender proyek gedung parkir ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)," kata dia. Tender proyek pembangunan gedung parkir senilai Rp16,308 miliar bersumber dari APBD 2013, dengan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp16,300 miliar. "51 perusahaan telah mendaftar mengikuti tender gedung parkir, namun yang memasukkan penawaran hanya tujuh perusahaan," kata dia. Tujuh perusahaan tersebut PT. Jatikarya Mega Laksana nilai tawar Rp 15.259.550.000, PT. Harry Putra Utama dengan senilai Rp15.400.000.000, PT. Adhiwira Ikaputra nilai penawarannya Rp15.558.000.000, PT. Mina Fajar Abadi nilai Rp15.807.000.000. Sementara itu dari PT. Bangun Kharisma Prima penawarannya senilai Rp15.956.900.000, PT. Karuniaga Intisemesta yang nilai penawaran Rp15.959.519.000 dan Murni Karya Mandiri dengan penawaran Rp.15.999.992.000. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026