Pelaku wisata minta pemerintah bijaksana tutup objek wisata saat libur Lebaran

id Bukittinggi, wisata, lebaran

Pelaku wisata minta pemerintah bijaksana tutup objek wisata saat libur Lebaran

Pelaku wisata Green House Lezatta di Kabupaten Agam kecewa berharap kebijakan pemerintah untuk penutupan objek wisata. (Antara/Alfatah)

Bukittinggi, (ANTARA) - Pengelola objek wisata Green House Lezatta, Eliana di Bukittinggi, Minggu meminta pemerintah daerah lebih bijak dalam mengambil keputusan menutup seluruh objek wisata saat libur Lebaran 1442 Hijriah

“Ok, kalau wisata mau ditutup juga akan kami patuhi 100 persen, tapi tolong juga tutup kafe-kafe dan pusat keramaian lainnya, kami berharap pemerintah adil dan bijaksana,” kata dia.

Pemerintah harus memikirkan dampak penutupan objek wisata bagi ekonomi rakyat kecil.

“Kami pelaku wisata swasta ini telah bekerja mati-matian untuk ikut membantu kinerja pemerintah dalam pengembangan wisata di daerah masing-masing dengan peluh, keringat, dan uang kami sendiri demi kemajuan daerah dan masyarakat di sekeliling wisata tersebut,” kata dia.

Ia mengaku sebagai pengelola objek wisata secara mandiri, pihaknya telah mematuhi semua aturan.

Ia merasa cemburu melihat keramaian seperti swalayan dan pasar atau kafe lainnya yang masih beroperasi tanpa ada prokes COVID-19 sama sekali.

Sebagian besar wisatawan yang berwisata ke tempatnya hanya paling lama setengah jam di suatu destinasi.

“Wisatawan tidak mau bergerombol satu dengan yang lainnya karena mereka mau kenyamanan, mereka satu sama lainnya jaga jarak dan tidak berlama-lama di tempat wisata," kata dia.

Kondisi itu sangat berbeda jika dibandingkan dengan kafe-kafe atau keramaian lainnya yang cenderung pengunjungnya bisa bertahan lama tanpa ada pembatasan prokes sama sekali.

“Kasihanilah kami para pelaku wisata ini yang sudah dua tahun mati suri dan tidak bisa bergerak sama sekali karena selalu ditutup di saat momen liburan," kata dia.

Wisata Green House Lezatta berada di Jalan Bukittinggi-Payakumbuh, Jorong Koto Hilalang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam.

Selama ini, objek wisata ini memberi pengaruh peningkatan perekonomian warga di sekitarnya.

Pengelola wisata ini juga dikenal sering berbagi bantuan sosial serta memiliki beberapa Pondok Tahfiz Al Quran.(*)

Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar