
Bantuan bibit gratis dapat memberikan manfaat-perbaikan ekonomi warga

Tahun sebelumnya KSDA Agam hanya mendapatkan jatah 4.000 batang bibit,
Lubukbasung (ANTARA) - Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Agam Kuantan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI mengharapkan dengan adanya bantuan bibit buah-buahan gratis dapat memberikan manfaat dan perbaikan ekonomi warga.
"Dengan adanya bibit ini, maka tekanan gangguan, ancaman terhadap kawasan konservasi khususnya Cagar Alam Maninjau dapat berkurang dan beberapa tahun kedepan tanaman itu berbuah yang bisa dijual ke pasar," kata Kepala Seksi Evaluasi BPDASHL Agam Kuantan, Ary Permadi ketika melakukan peninjauan pembagian bibit gratis di Resor Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Agam di Lubukbasung, Rabu (31/3).
Ia mengatakan, wilayah kerja Resor KSDA Agam mendapatkan jatah distribusi bibit sebanyak 9.000 batang jenis mangga, durian, alpokat dan jambu pada 2021.
Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 5.000 batang.
"Tahun sebelumnya KSDA Agam hanya mendapatkan jatah 4.000 batang bibit," katanya.
Ia menambahkan, sasaran pembagian bibit ini merupakan warga yang berada di sekitar kawasan hutan Cagar Alam Maninjau, organisasi atau komunitas dan kelompok masyarakat.
Ini dalam rangka mendukung gerakan Indonesia menanam dan pemulihan ekonomi nasional (PEN).
"Tahun ini kita membagikan 48.000 batang bibit ke Kabupaten Agam, Pasaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Padang," katanya.
Sementara Kepala Resor KSDA Agam, Ade Putra menambahkan untuk mendapatkan bibit gratis ini warga cukup datang ke kantor Resor KSDA Agam di Lubukbasung dan menyerahkan fotocopy KTP sebagai pemohon.
Sedangkan untuk kelompok, organisasi dan komunitas menyampaikan surat permohonan yang ditandatangani oleh pimpinan atau pengurus.
"Saat ini sekitar 2.000 batang bibit yang telah kita distribusikan semenjak Selasa (30/3)," katanya. ***1***
Pewarta: Yusrizal
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
