
PKS Siapkan Tiga Strategi Gaet Pemilih Pemula

Jakarta, (Antara) - Kepala Bidang Humas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan partainya menyiapkan tiga strategi menggaet pemilih pemula dalam Pemilihan Umum 2014. "Pemilih pemula dan perempuan adalah target utama PKS karena itu ada tiga hal yang kami lakukan. Pertama membuat struktur partai yang berkaitan dengan pemilih pemula dan perempuan," kata Mardani kepada Antara di Jakarta, Rabu. Mardani mencontohkan untuk pemilih pemula, partainya sudah mempersiapkan organisasi sayap atau "underbow" bersifat kepemudaan dibawah PKS. Struktur organisasi sayap itu menurut dia strukturnya bersifat nasional hingga ke daerah dan otonom. "Kami ada Gema Keadilan, Garuda Keadilan dan digabung dengan jaringan pemilih pemula dengan Jejaring Komunitasnya. Organisasi tersebut punya program kerja sendiri dan pendanaannya dibantu anggota dewan di tiap daerah," ujarnya. Strategi kedua menurut Mardani yaitu dengan memanfaatkan media sosial seperti Facebook dan Twitter untuk memberikan informasi kegiatan dan kampanye PKS. Media tersebut, kata dia sangat efektif karena pengguna Facebook dan Twitter masing-masing berjumlah 80 juta dan 20 juta orang. "Misalnya ketika kami mengumumkan lomba jingle PKS dan lomba narasi pemuda tentang PKS, melalui Facebook dan Twitter. Penggunaan media sosial itu juga untuk memberitahukan kepada jejaring partai jika ingin berkumpul," katanya. PKS menurut dia, akan menggunakan "brand ambassador" organisasi sayap kepemudaan partai tersebut. Dia sudah menargetkan akan menggunakan Fatin (pemenang X Factor Indonesia) dan Afgan (penyanyi) untuk menjadi "brand ambassador" salah satu organisasi sayap kepemudaan PKS. "Kami maunya seperti Fatin dan Afgan yang saat ini sedang kami dekatkan. Namun belum ketemu karena jangan sampai merusak reputasi mereka, dan nanti mereka akan menjadi 'brand ambassador dari organisasi sayap kepemudaan kami," ujarnya. Dia mengatakan syarat menjadi "brand ambassador" PKS adalah pemuda dan pemudi yang bertipikal baik, berprestasi, dan tidak narkoba. Menurut Mardani, ketiga strategi tersebut sudah dipersiapkan khusus untuk menghadapi Pemilu 2014 karena dirancang sejak tahun 2010. Hal itu menurut dia untuk menjaring suara pemilih pemula di Pemilu 2014. Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum pada Pemilu 2004, jumlah pemilih pemula sekitar 27 juta dari 147 juta pemilih, sedangkan pada Pemilu 2009 ada sekitar 36 juta pemilih pemula dari 171 juta pemilih. Data Badan Pusat Statistik tahun 2010 penduduk Indonesia usia 15-19 tahun adalah 20.871.086 orang, dan usia 20-24 tahun sebanyak 19.878.417 orang, dengan demikian diperkirakan jumlah pemilih muda tahun 2014 sebanyak 40.749.503 orang. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
