Logo Header Antaranews Sumbar

BKKBN: Pendataan Keluarga Mudahkan Pelayanan KB

Rabu, 29 Mei 2013 10:28 WIB
Image Print

Yogyakarta, (Antara) - Deputi Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hardiyanto mengatakan penyusunan pendataan keluarga akan memudahkan pemerintah dalam menggalakkan program KB kepada masyarakat. "Dengan adanya data yang akurat kita bisa tahu keluarga mana yang sudah atau belum ber-KB dan keluarga mana yang butuh pembinaan terkait kontrasepsi dan lain sebagainya," kata Hardiyanto di Yogyakarta, Rabu. Hal itu disampaikan Hardiyanto terkait rangkaian temu kerja regional 2013 tentang data dan informasi program kependudukan dan keluarga berencana nasional. Dia menjelaskan, data keluarga memberikan gambaran secara rinci mengenai kondisi demografi, contohnya berapa banyak jumlah laki-laki dan perempuan, jumlah data pasangan usia subur dan lain sebagainya. Data keluarga, tambah dia, akan memberikan gambaran rinci mengenai kesertaan masyarakat dalam ber-KB sehingga dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam menggalakkan program KB. Selain itu, data keluarga akan memberikan gambaran tentang tahapan keluarga sejahtera sehingga dapat diketahui kondisi keluarga-keluarga di Indonesia mulai dari kondisi perekonomian dan lain sebagainya. Data keluarga, menurut dia, sangat strategis bagi pengelolaan program kependudukan dan keluarga berencana nasional mulai dari tingkat desa hingga ke tingkat nasional. "Selain itu bisa juga digunakan bagi program pembangunan yang bersinggungan langsung dengan kondisi keluarga di Indonesia, serta sangat diminati oleh pemerhati dan pengguna data hasil pendataan keluarga," katanya. Pendataan keluarga, tambah dia, merupakan data mikro keluarga di daerah yang dilakukan oleh masyarakat. "Namun upaya untuk meningkatkan makna dan pemanfaatannya masih terkendala. Data keluarga belum menjadi database keluarga di daerah. Ini karena keterbatasan kompetensi tenaga, penyediaan sarana serta program aplikasi yang mudah untuk dapat diimplementasikan di daerah," katanya. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026