Logo Header Antaranews Sumbar

Disdik: Siswa Coret Seragam akan Diberi Sanksi

Jumat, 24 Mei 2013 20:35 WIB
Image Print

Padang Aro, Sumbar, (Antara) - Pelaksana Tugas (PLT) Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat Abdul Rahman mengatakan siswa yang melakukan coret-coret seragam saat pengumuman kelulusan akan diberi sanksi. "Kita sudah mengimbau dan memberikan pengarahan kepada siswa yang lulus supaya tidak melakukan coret seragam dan jika masih dilakukan maka pihak sekolah harus memberikan sanksi,"kata dia di Padang Aro, Jumat. Dia mengatakan, sanksi yang diberikan kepada siswa yang melakukan aksi coret seragam saat pengumuman kelulusan tergantung sekolah masing-masing. Sanksi yang diberikan kata dia, bisa berupa pihak sekolah tidak akan membantu siswa tersebut mengurus keluarnya ijazah. "Jika ketahuan mencoret seragam maka siswa tersebut bisa saja tidak akan dibantu dalam mengurus ijazahnya dan biarkan yang bersangkutan melakukannya sendiri ke provinsi sebagai sanksi terhadap mereka," imbuhnya. Ia mengimbau, siswa yang lulus lebih baik menyumbangkan pakaian seragamnya kepada adik kelasnya yang kurang mampu. Siswa yang lulus katanya, juga disarankan untuk menemui gurunya untuk berterima kasih karena sudah mendidiknya selama ini. Dia mengungkapkan, di Solok Selatan Ujian Nasional tingkat SMA sederajat diikuti oleh 1.748 orang. "Dari jumlah 1.748 tersebut yang lulus sebanyak 1.734 siswa dan tidak lulus 14 orang dengan persentase kelulusan 99,20 persen," katanya. Dikatakannya, Pengumuman UN tingkat SMA sederajat di kabupaten itu dilakukan pukul 16.00 WIB dan dengan penjagaan aparat kepolisian untuk menghindari anarkis dari siswa yang tidak lulus. Dia menambahkan, bagi siswa yang tidak lulus disarankan untuk mengikuti ujian paket C pada 1 Juni 2013. "Setelah pengumuman UN ini selesai dan bagi siswa yang tidak lulus silakan membawa nomor ujian dan foto copy rapor pada Senin ke Dinas pendidikan guna mendaftar ujian paket C," tambahnya. Selain itu tambahnya, bagi guru minimal wali kelas siswa yang tidak lulus di perintahkan untuk menemui murid tersebut untuk memberikan motifasi. (**/rik)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026