Logo Header Antaranews Sumbar

Harga Minyak- Bervariasi di Perdagangan Asia

Jumat, 2 November 2012 11:38 WIB
Image Print

Singapura, (ANTARA/AFP) - Harga minyak mentah bervariasi tetapi mendapat dukungan yang baik di perdagangan Asia Jumat karena data ekonomi Amerika Serikat dan China mendorong harapan bahwa ekonomi terbesar dunia itu di mana akan mengalami perubahan, kata analis. Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Desember turun 16 sen menjadi 86,93 dolar AS per barel, sementara minyak mentah Brent North Sea juga penyerahan Desember naik tiga sen menjadi 108,20 dolar AS per barel. Berbalik kembali menguatnya sektor manufaktur di China bersamaan dengan angka tenaga kerja yang positif dari Amerika Serikat telah mendorong harga minyak mentah, kata IG Markets dalam sebuah laporan. Data yang dirilis Kamis menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur China mengalami pertumbuhan untuk pertama kalinya dalam tiga bulan pada Oktober, memperkuat harapan bahwa konsumen energi terbesar dunia itu pada akhirnya akan kembali bangkit dari keterpurukan. Di Amerika Serikat, aktivitas manufaktur menguat untuk bulan ke dua berturut-turut pada Oktober setelah tiga bulan mengalami kontraksi, dengan pertumbuhan terkuat sejak Mei lalu, demikian Institute for Supplay Management mengatakan Kamis. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026