
Hunian hotel di Danau Maninjau Agam meningkat selama libur

Jumlah tamu yang menginap sekitar 70 persen dari 35 kamar yang ada,
Lubukbasung (ANTARA) - Tingkat hunian hotel di kawasan objek wisata Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, meningkat selama libur bersama semejak Rabu (28/10) sampai Minggu (1/11).
Pemilik Hotel Maninjau Indah, Popi Maelani Rajo Bintang di Lubukbasung, Jumat, mengatakan pada Rabu (28/10) jumlah tamu yang menginap sekitar 70 persen dari 35 kamar yang ada dan pada Kamis (28/10) jumlah tamu menginap di 35 kamar atau penuh.
Sedangkan Jumat (30/10), sekitar 50 persen kamar yang baru terisi dan untuk hari Sabtu (31/10) sudah ada tamu yang memesan kamar.
"Tamu berasal dari kabupaten dan kota di Sumbar dan daerah lain," katanya.
Ia menambahkan, hunian hotel tersebut sempat tinggi sebelum ditetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau setelah ditetapkan zona merah penyebaran COVID-19.
Namun setelah ditetapkan zona merah, maka jumlah kunjungan terjadi penurunan drastis atau drop.
Semua tamu yang telah memesan kamar banyak yang membatalkan dan Cafe Palantabo tetap buka, karena lokasinya terbuka.
"Kunjungan ke cafe cukup ramai dari anak muda setiap Sabtu dan Minggu. Untuk ruang pertemun hanya sekali dipakai pada Rabu (28/10)," katanya.
Seluruh tamu wajib menggunakan masker saat memasuki lingkungan hotel, mencuci tangan menggunakan hand sanitizer, pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas.
Salah seorang pengunjung Cafe Plantabo, Syafrianto mengatakan pihaknya sengaja membawa keluarga ke sini untuk mengisi hari libur, karena sudah lama berdiam di rumah.
Ia memilih ke Cafe Plantabo karena pemandangan Danau Maninjau cukup indah dan ada berbagai menu makanan di cafe itu.
"Kami menikmati makanan sembari melihat indahnya danau vulkanik itu," katanya.***1***
Pewarta: Yusrizal
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
