Wisuda daring di saat pandemi COVID-19, UNP lepas 1.763 lulusan

id berita padang,berita sumbar,unp

Wisuda daring di saat pandemi COVID-19, UNP lepas 1.763 lulusan

Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D saat menyampaikan pidato Wisudanya di Padang, Jumat (25/9). (antarasumbar/Istimewa)

Untuk yang kedua kalinya dalam sejarah UNP, dilaksanakan secara virtual pertama pada Wisuda UNP ke 119 Juni 2020 dan kedua pada hari ini Jumat 25 September 2020 dan dilanjutkan hari Sabtu 26 September 2020,
Padang (ANTARA) - Universitas Negeri Padang (UNP) kembali melaksanakan Wisuda daring kedua yang ke 120 dengan protokol kesehatan yang ketat yang berlangsung selama dua hari dan untuk kegiatan yang diadakan di Aula Hotel UNP hanya boleh dihadiri tidak lebih dari 30 orang saja.

"Untuk yang kedua kalinya dalam sejarah UNP, dilaksanakan secara virtual pertama pada Wisuda UNP ke 119 Juni 2020 dan kedua pada hari ini Jumat 25 September 2020 dan dilanjutkan hari Sabtu 26 September 2020," kata Rektor UNP Prof. Genefri, Ph.D di Padang, Jumat.

Rektor menjelaskan pada Pada periode ini, Universitas Negeri Padang mewisuda sebanyak 1.763 orang lulusan yang terdiri Diploma 3 231 orang, S1 dan D4 Kependidikan 913 orang, S1 dan D4 Non Kependidikan 341 orang, Program Profesi Konselor 27 orang, Magister 234 orang dan Doktor 17 orang.

"Sebagai Pimpinan, dan atas nama seluruh warga UNP menyampaikan dengan rasa bahagia dan apresiasi tinggi, atas kelulusan wisudawan/wisudawati sekalian sekaligus mengucapkan selamat atas gelar akademik yang telah diraih, sesuai dengan bidang ilmu yang ditempuh," terangnya.

Rektor berharap dengan gelar dan pengetahuan yang dimiliki, lulusan UNP terus menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan kehidupan bermasyarakat di Negara Republik Indonesia, seraya terus mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada Wisuda UNP hari pertama Jumat (25/9), ada orasi ilmiah dari Menteri Tenaga Kerja RI Kabinet Indonesia Maju, Ida Fauziah, dan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang akan berorasi tentang "Arahan Kebijakan Ketenagakerjaan Nasional dan Lokal di Masa Pandemi COVID-19.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengingatkan kepada wisudawan yang telah mendapatkan ilmu dari UNP untuk tetap belajar dalam konteks bekerja karena belajar adalah kewajiban kita sampai akhir hayat.

"Ilmu yang diperoleh saat ini belumlah cukup untuk mengarungi kehidupan pekerjaan kedepan untuk itu tetaplah kreatif dalam menjalani kehidupan masa depan apalagi pada masa pandemi ini," ujarnya.

Selain itu, Rektor UNP menyampaikan pidato Wisudanya berjudul "Tantangan dan Transformasi Pendidikan di Era Pandemi".

Ia menjelaskan bahwa tahun akademik 2020/2021 bagi pendidikan tinggi telah dimulai pada bulan Agustus 2020, dengan menerapkan metode pembelajaran di perguruan tinggi pada semua zona, yang wajib dilaksanakan secara daring untuk mata kuliah teori, demikian juga untuk mata kuliah praktik sedapat mungkin tetap dilakukan dengan daring.

"Pada saat ini, penggunaan teknologi berbasis daring adalah salah satu jalan keluar, untuk memfasilitasi pendidikan di perguruan tinggi agar tetap berjalan," katanya.

Ia mencontohkan yakni seperti melakukan perkuliahan bersama di waktu yang sama memanfaatkan Learning Management System (baik sinkronous atau asinkronous), menggunakan grup di media sosial seperti WhatsApp Group, telegram, instagram, aplikasi zoom ataupun media lainnya sebagai media pembelajaran.

Selain itu, Rektor juga menyampaikan bahwa mulai Senin depan mahasiswa sudah bisa mencetak Ijazah maupun Transkrip Nilai melalui PDF.

"Jadi UNP merupakan satu-satunya di Sumatera yang menggunakan digital signature (tanda tangan digital) dengan begitu mahasiswa dapat dengan mudah mencetak Ijazah dan Transkrip Nilai mereka," tambahnya.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar