Logo Header Antaranews Sumbar

Pemasangan Peralatan RPH Modern Sumbar Selesai 2012

Sabtu, 13 Oktober 2012 13:27 WIB
Image Print

Padang, (ANTARA) - Pemasangan peralatan Rumah Potong Hewan (RPH) Modern Sumatera Barat, bantuan dari Pemerintah Spanyol, ditargetkan selesai pada akhir 2012, Kepala Dinas Peternakan Sumbar, Edwardi. "Sebanyak 13 truk peralatan untuk RPH Modern bantuan dari Pemerintah Spanyol kini telah sampai di Kota Payakumbuh. Awal November akan dilakukan pemasangan oleh pihak rekanan pemenang tender," kata Edwardi di Padang, Sabtu. Ia menjelaskan, sebanyak 13 truk pengangkut peralatan dan perlengkapan untuk RPH Modern itu, sampai dilokasi pada Jumat (12/10) karena melalui jalur darat. Jadi, setelah dilakukan pemasangan perangkat dan peralatan RPH Modern, maka dilanjutkan dengan pelatihan terhadap tenaga yang akan mengoperasionalkan nantinya. "Pelatih untuk mengoperasikan akan didatangkan pihah rekanan dari Spanyol dan sebagian dari Jakarta. Kita berharap sesuai rencana tahun depan sudah dapat beroperasi," ujarnya. Dana bantuan yang bersumber dari Pemerintah Spanyol untuk pembangunan sarana prasarana RPH Modern Sumbar, cukup besar mencapai Rp48 miliar. Sebagai pendukung operasional tahap awal RPH Modern itu, tambahnya, pemerintah provinsi sudah mengalokasikan anggaran senilai Rp800 juta dari APBD provinsi tahun ini. Pengelolaan RHP modern agar berjalan lancar, pada tahap awal diserahkan ke UPTD, karena sudah menjadi kesepakatan kabupaten dan kota. Keberadaan UPTD dalam pengelolaan nantinya, tentu akan disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan industri tersebut. Dalam jangka panjang, tambahnya, pemerintah provinsi akan menggandeng pihak ketiga, dan bisa didirikan perseroan terbatas. Kemudian untuk pengembangan pasar daging hasil industi RPH Modern tersebut, pihaknya sudah menjajaki kerja sama dengan Riau dan Kepri. Sedangkan untuk pemasaran lokal akan dibentuk outlet-outlet yang berkerja sama dengan pengusaha ternak yang sukses di kabupaten dan kota. Guna penyediaan cadangan sapi potong untuk kebutuhan RPH Modern nantinya, maka perlu dikembangkan kluster triarga. Kluster itu, meliputi Kota Payakumbuh, Agam, Padangpanjang dan Tanah Datar. Edwardi mengatakan, kehadiran RPH Modern Sumbar yang berada di Payakumbuh itu, satu peluang dalam mendorong daya saing peternak dalam meningkatkan populasi ternak sapi potong. Selain itu, juga suatu peluang bagi pengusaha untuk mengembangkan usaha bidang peternakan, termasuk membuat pupuk kompos. Hasil sensus sapi dan kerbau 2011, tercatat populasi ternak di Sumbar sebanyak 370 ribu ekor. Sedangkan potensi dan daya tampung berdasarkan hasil kajian Fakultas Peternakan Unand sebanyak 3,2 juta ekor ternak. Upaya pemerintah provinsi Sumbar, kata dia, mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan tiga strategi, yakni teknologi, proteksi dan subsidi. Pengembangan teknologi bekerja sama dengan LIPI dan Unand, tambahnya, sehingga diharapkan terjadi peningkatan sumber daya manusia. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026