Logo Header Antaranews Sumbar

China Berharap Semua Pihak dalam Konflik Suriah Hindari Kekerasan

Kamis, 9 Mei 2013 19:05 WIB
Image Print

Beijing, (Antara/Xinhua-OANA) - Wanita Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying, Kamis, mengatakan China berharap semua pihak akan menghindari penggunaan kekerasan dan menahan diri dari tindakan apa pun yang dapat meningkatkan ketegangan di Suriah. Hua mengeluarkan pernyataan tersebut dalam taklimat rutin saat menjawab pertanyaan mengenai komentar China tenga serangan udara Israel baru-baru ini terhadap Suriah. Ia mengatakan China telah memelihara komunikasi erat dengan semua pihak yang terlibat, termasuk Israel, dan kembali menyampaikan sikap China mengenai konflik tersebut. Chian telah melancarkan berbagai upaya guna mendorong penyelesaian damai bagi konflik itu, serta memberi saran dan pendapat, kata Hua sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam. China juga telah mendukung upaya penengahan oleh Lakhdar Brahimi, utusan gabungan PBB-Liga Arab buat Suriah, dan menyambut baik konsensus belum lama ini yang dicapai oleh Rusia dan Amerika Serikat mengenai konflik tersebut, katanya. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan Amerika Serikat dan Rusia "tak terlalu berbeda jauh" mengenai penerapan Komunike Jenewas tentang Suriah. Penerapan Komunike tersebut telah berlarut-larut karena bermacam alasan, dan sudah tiba waktunya untuk mengubah kata-kata menjadi tindakan nyata, kata Menteri Luar Negeri Rusia itu pada Selasa (7/5). Lavrov mengatakan setelah pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri AS John Kerry bahwa Moskow dan Washington "sejak dulu telah mendukung penyelesaian politik, tak dapat diterimanya pemecahah Suriah ... Ini ditetapkan di Jenewa". Sementara itu, Kerry mengatakan Komunike Jenewa tak boleh diperlakukan semata-mata sebagai sepotong kertas, tapi "sebagai peta jalan bagi Suriah baru tanpa kekerasan". Kerry mengusulkan penyelenggaraan konferensi internasional mengenai Suriah paling lambat pada akhir Mesir. Konferensi tersebut, menurut Kerry, akan dihadiri oleh wakil dari pemerintah dan oposisi. AS dan Rusia juga sepakat untuk mendorong kedua pihak yang bertikai dalam konflik Suriah untuk menemukan penyelesaian melalui perundingan dan guna menyelenggarakan konferensi internasional yang mencari perdamaian. Di Beijing, Hua mengatakan China akan terus bekerjasama dengan masyarakat internasional guna mendorong dialog politik, melancarkan peralihan politik dan menyelesaikan konflik itu secara adil, damai dan layak. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026