Logo Header Antaranews Sumbar

Warga Jorong Gaduang Sekarat Diserang Babi Hutan

Rabu, 8 Mei 2013 14:57 WIB
Image Print

Padang Aro, (Antara) - Seorang warga Jorong Gaduang, Nagari Lubuk Gadang Timur, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Mariani (60) sekarat setelah diserang babi hutan saat berada di ladangnya. Salah seorang warga setempat Hendra, di Padang Aro, Rabu, mengatakan, akibat serangan babi hutan tersebut Mariani (60) mesti kehilangan jari tangan sebelah kanan dan daging di bagian betisnya juga dimakan. Dia sekarang sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil Padang. "Kejadiannya berawal ketika Mariani dan suaminya Munir sedang berada di ladang jagungnya dan tanpa sebab yang pasti babi hutan tersebut langsung menyerangnya," katanya. Pada saat diserang, katanya, suami korban sedang mengambil wudhu untuk sholat zuhur pada Selasa (7/5) sekitar pukul 14.00 WIB di sungai kecil dekat ladangnya. Sementara saat kejadian Mariani sedang mengambil kayu. "Ketika Munir sampai dekat istrinya, Mariani sudah pingsan dengan kondisi parah akibat gigitan babi hutan tersebut," kataya. Mengetahui istrinya sudah sekarat, imbuhnya, Munir langsung membawanya keluar dari ladang dan membawanya ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Solok Selatan. "Karena RSUD Solok Selatan tidak mampu menanganinya hari itu, korban langsung dirujuk ke RSUP M Djamil Padang," ujarnya. Dia mengatakan, sebelumnya babi hutan yang sudah sangat besar tersebut juga sering mengejar warga sekitar. Untuk mencegah ada korban lagi, hari ini warga setempat sepakat untuk memburu babi hutan tersebut. "Beberapa jorong seperti Sungai Landeh, Sungai Aro, Durian Tanjak dan Gaduang melakukan perburuan terhadap babi tersebut," katanya. Menurut dia, babi hutan tersebut tidak akan lari jauh dari tempat ia menyerang Mariani karena kaki depannya sudah luka parah. Penyerangan tersebut, imbuhnya, karena babi tersebut merasa kesakitan akibat kakinya yang luka parah terkena jerat yang dipasang warga. Dia menambahkan, sudah banyak warga Lubuak gadang Timur masyarakat diserang babi hutan, bahkan sampai ada yang meninggal dunia. "Setidaknya sudah delapan kali babi hutan menyerang manusia di Lubuak Gadang Timur, bahkan ada yang sampai meninggal dunia," katanya. (**/rik/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026