Logo Header Antaranews Sumbar

19 Tewas Dalam Bentrokan Polisi-Gerilyawan

Jumat, 26 April 2013 07:23 WIB
Image Print

Bagdad, (Antara/Reuters) - Setidak-tidaknya, 10 polisi Irakdan sembilan gerilyawan Sunni tewas dalam bentrokan pada Kamis di kota Mosul, hari ketiga pertempuran sengit sejak pasukan Amerika Serikat meninggalkan Irak pada Desember 2011, kata sumber militer. Sejumlah orang bersenjata melancarkan serangan di Mosul, 390 kilometer utara Bagdad, pada Rabu malam dan menguasai bagian barat kota itu setelah menggunakan pengeras suara masjid untuk menggalang Sunni bergabung dalam pertempuran tersebut. Sumber militer mengatakan polisi federal dan tentara telahkembali mengambil kontrol atas sebagian besar wilayah pada Kamis tetapi masih mengepung markas polisi, yang dikuasai gerilyawan, yang menahan lima sandera. Kekerasan, yang meletus setelah pasukan Irak menyerbu kaum Sunni pada Selasa, memperdalam perpecahan aliran di Irak. Lebih dari 30 orang tewas dalam bentrokan senjata antarapasukan keamanan dan gerilyawan pada Rabu. Bentrokan yang paling berdarah sejak ribuan Muslim Sunni memulai protes pada Desember untuk menuntut diakhirinya apa yang mereka lihat sebagai marginalisasi sekte mereka oleh Syiah Perdana Menteri Nuri al-Maliki setelah penggulingan Saddam Hussein, seorang Sunni, pada 2003. Puluhan orang telah tewas dalam serangan bom di seluruhnegara itu dalam kekerasan sektarian tahun ini. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026