
Suriah Bantah Penutupan Markas Biro Polisi Pidana Arab

Damaskus, (Antara/SANA-OANA) - Kementerian Dalam Negeri Suriah, Sabtu (20/4), membantah sebagai tidak benar laporan media mengenai penutupan Markas Biro Polisi Pidana Arab di Damaskus. Kementerian tersebut menegaskan pernyataan yang dikeluarkan di dalam satu pernyataan oleh Sekretariat Umum Dewan Menteri Dalam Negeri Arab bahwa Kementerian Dalam Negeri Suriah menutup Biro itu, yang dibagikan oleh media pada 17 April, palsu dan sama sekali tidak berdasar. Satu pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian tersebut mengatakan pernyataan itu dikeluarkan dalam kerangka kerja kampanye media dan pemalsuan untuk menyesatkan yang dilakukan oleh apa yang disebut "Liga Arab" dan dipicu oleh beberapa penghasut. "Pernyataan tersebut juga menekankan maksud yang telah disiapkan oleh pihak Liga dan Dewan Menteri Dalam Negeri Arab untuk memindahkan kewajiban Biro Polisi Pidana Arab yang telah berada di Suriah sejak 1065," tambah pernyataan itu sebagaimana dilaporkan SANA --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad malam. Kementerian Dalam Negeri Suriah membantah tuduhan yang disampaikan di dalam pernyataan Sekretariat Umum bahwa Biro tersebut diserbu dan isinya diacak-acak serta stafnya dipecat. Kementerian itu menegaskan di dalam pernyataannya bahwa Biro tersebut ditutup untuk memelihara isi dan dokumen di dalam setelah Sekretariat Umum Dewan tersebut memutuskan untuk mengalihkan kewajibannya. Pernyataan itu menegaskan Kementerian tersebut peduli pada Biro Arab tersebut di Damaskus sebab Suriah telah memberi sumbangan bagi pendiriannya, mendukung dan mengembangkannya sampai Biro itu menjadi salah satu biro spesialis terbaik Arab dan akan terus melindunginya. Pernyataan tersebut juga menyampaikan celaan mengenai pemalsuan yang dilakukan oleh Sekretariat Jenderal Dewan Menteri Dalam Negeri Arab terhadap Kementerian Dalam Negeri Suriah dalam kerangka kerja aksi terorganisir yang ditujukan kepada Suriah dan aksi bersama Arab. (*/wij)
Pewarta: Antara TV
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026
