
Dahlan Datangi Warga Flores Pemanjat Sutet Senen

Jakarta, (Antara) - Menteri BUMN Dahlan Iskan, Selasa siang terpaksa terlambat mengikuti Rapat Koordinasi Menko Perekonomian karena berusaha membujuk turun seorang warga Flores, NTT yang memanjat menara sutet di kawasan Pasar Senen. Dahlan sedianya mengikuti Rakor soal Inalum pada pukul 14:00 WIB di Kantor Menko Perekonomian, namun hingga pukul 15:30 WIB masih berada di bawah menara Suttet. Awalnya Dahlan baru pulang mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dari Karawang dalam rangka panen raya. Namun ketika akan memasuki kawasan Senen, Dahlan memutuskan untuk langsung menemui warga Flores yang belakangan diketahui bernama Fransiskus Agustinus usia 39 tahun. Saat ditemui, Fransiskus masih berada di ujung menara sutet, dan sudah berada pada ketinggian sekitar 75 meter tersebut sejak Senin (15/4) pukul 16:00 WIB. Franciscus melakukan aksi protes dengan memanjat menara karena tuntutannya untuk mendapat ganti rugi tanah sekitar 1,5 hektar yang dijadikan areal Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko sejak tahun 2005 hingga kini tidal dipenuhi. Di bawah terpaan terik matahari, Dahlan datang mengenakan caping, dan dari kejauhan berusaha meminta Fransiskus untuk turun. Kedatangan Dahlan mengundang perhatian warga untuk melihat dari dekat bagaimana cara Dahlan agar Fransiskus turun. Aksi Dahlan itu pun diliput wartawan media cetak dan elektronik. Didampingi Ny Maria Christina Wubu (41), kerabat Fransiskus yang juga korban tidak mendapat ganti rugi tanah atas tanah seluas 0,5 hektare, Dahlan terus membujuk agar Fransiskus turun. "Fransiskus turunlah, semuanya masalah nanti kita selesaikan. Ini teman-teman menunggu," teriak Dahlan menggunakan pengeras suara mini (toa). Sementara itu, Maria berteriak bahwa yang ada bersamanya saat itu adalah Menteri Dahlan Iskan. Namun upaya Dahlan dan Maria agar Fransiskus mengurungkan niatnya berada di menara sutet tersebut tidak mendapat respon. Tidak kehilangan akal, Dahlan pun langsung mendatangi sebuah toko di sekitar menara, yang menjual peralatan pengeras suara berkapasitas tinggi. Dahlan lagi-lagi meminta Fransiskus untuk turun, namun tidak membuahkan hasil. Dahlan pun sekitar pukul 15:30 WIB meninggalkan lokasi tersebut, untuk selanjutnya mengikuti Rakor di Kawasan Lapangan Banteng. Peristiwa aksi pemanjatan menara sutet tersebut mengakibatkan arus lalu lintas di kawasan Senen lebih macet. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
