
Pemkot Pariaman Evaluasi Program JKSS

Pariaman, Sumbar, (Antara) - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat terus melakukan evaluasi Program Jaminan Kesehatan Sabiduak Sadayuang (JKSS) yang diluncurkan pada November 2012 untuk perbaikan di masa datang. Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman di Pariaman, Selasa, mengatakan dari 50 ribu lebih warga sasaran program JKSS, belum seluruhnya terlayani."Saya sering ditelepon warga perihal ketidaktahuan prosedur program JKSS ini. Jadi sesampainya di rumah sakit, mereka tetap membayar," kata Mukhlis kepada 80 lebih anggota Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Pariaman di Pariaman.Dia menginstruksikan kepada para bidan untuk turut mengambil peran dalam proses sosialisasi program berobat gratis tersebut."Bidan sebagai garda terdepan pelayan kesehatan masyarakat, mestinya turut serta dalam memberikan penjelasan kepada warga. Dengan begitu, harapan kita, program ini bisa dinikmati oleh seluruh warga, terutama warga sasaran," katanya.Program yang dialokasikan dengan anggaran Rp3,7 miliar per tahun tersebut merupakan program kerja sama Pemkot Pariaman dengan PT Askes.Program berobat gratis tersebut bisa dinikmati warga Pariaman mulai dari pengobatan di Puskesmas hingga pengobatan rujukan di beberapa rumah sakit lain, seperti RSUD Pariaman, RSUP M. Jamil Padang dan RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi."Namun, harus sesuai prosedur. Sebelum berobat, warga harus melapor ke PT. Askes yang ada di rumah sakit tempatnya berobat. Kemudian mendaftar sebagai pasien JKSS. Pendaftarannya pun cukup menunjukkan KTP ataupun KK bagi pasien anak-anak," katanya.Di samping dihadiri 86 anggota IBI Kota Pariaman, evaluasi Pemkot Pariaman atas pelaksanaan program JKSS tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Yandra Feri dan Ketua IBI Kota Pariaman Satri Yarlina.Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat, target sasaran program JKSS adalah 50 ribu lebih warga yang tidak terdaftar dalam program-program jaminan kesehatan sebelumnya, seperti jaminan kesehatan PNS melalui ASKES PNS dan Jamkesmas.Saat ini di Pariaman, sebanyak 10 ribu lebih warga sudah memiliki ASKES PNS, sedangkan 19 ribu lebih warga lainnya sudah memiliki Jamkesmas.Warga tersebut bisa dilayani di 7 unit Puskesmas dan 50 Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) yang ada di Kota Pariaman, ditambah beberapa rumah sakit rujukan lainnya. (**/naa)
Pewarta: Inter
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
