
BP Jamsostek sosialisasikan program pada camat, lurah dan RT di Padang Panjang

Padang Panjang (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Cabang Bukittinggi, Sumatera Barat, mengenalkan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi camat, lurah dan RT di Padang Panjang, Rabu.
Kepala Cabang BP Jamsostek Bukittinggi Said Ahmad Fuad mengatakan lembaga tersebut bertugas sebagai wadah yang memberi jaminan bagi pekerja agar merasa aman dalam menunaikan tugasnya.
Jika seluruh pekerja mendapatkan perlindungan, maka santunan dari BP Jamsostek diharapkan mampu menghindarkan pekerja dari risiko kemiskinan akibat suatu kecelakaan kerja sehingga tidak dapat bekerja sementara waktu atau untuk waktu lebih lama.
"Misal jika terjadi resiko berupa kematian, keluarga pekerja akan mendapat santunan yang dapat dimanfaatkan," katanya.
Pihaknya sebelumnya juga memberikan apresiasi kepada Pemkot Padang Panjang karena telah mendaftarkan semua pegawai non-ASN sebagai peserta dalam program Jaminan Kematian (JKN) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).
"Untuk cakupan perluasan kepesertaan Padang Panjang berada di peringkat pertama dari delapan wilayah kerja kami," katanya.
Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran mengatakan pihaknya menyambut adanya peluang kerja sama dengan BP Jamsostek pada program kepesertaan perangkat RT di daerah tersebut.
"Kami berharap program itu tidak lekat untuk pegawai kantoran saja namun juga untuk pengurus lembaga kemasyarakatan lainnya," ujarnya.
Perangkat RT, menurutnya merupakan ujung tombak dari pemerintahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat sehingga butuh perlindungan jaminan sosial dalam menjalankan perannya.
Ia mengatakan perlindungan bagi warga Padang Panjang menjadi prioritas. Hal itu ditunjukkan dengan pendaftaran warga dalam program Jaminan Kesehatan Masyarakat Padang Panjang (JKPMPP) melalui kerja sama dengan BP Jamsostek .
Pewarta: Ira Febrianti
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
