Logo Header Antaranews Sumbar

Tersangka Pemberontak Tewas dalam Serangan Gagal di Filipina

Minggu, 7 April 2013 20:24 WIB
Image Print

Kota Davao, Filipina, (Antara/Xinhua-OANA) - Seorang tersangka pemberontak sayap-kiri tewas dalam bentrokan dengan tentara pemerintah di Filipina Selatan, Sabtu pagi (6/4), kata militer, Ahad (7/4). Let. Kol. Eugenio Julio Osias IV, Juru Bicara Divisi Infantri Ke-4 Angkatan Darat, mengatakan bentrokan itu terjadi di Desa Dayo-an, Kota Kecil Tago, Provinsi Surigao del Sur di Mindanao, Filipina Selatan. Osias mengatakan tentara yang sedang berpatroli dari Batalion Infantri Ke-36 Angkatan Darat melihat sebanyak 30 tersangka anggota Tentara Rakyat Baru (NPA). Sebagian tersangka membawa bolo --pisau khas Filipina dengan ukuran panjang dan satu bagiannya tajam. Mereka dalam perjalanan ke satu perkebunan pisang milik perusahaan agrobisnis multinasional, Dole Philippines. Seorang tersangka gerilyawan tewas dalam baku-tembak yang terjadi selama 20 menit dan mayatnya ditinggalkan oleh teman-temannya, yang melarikan diri, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad sore. Osias mengatakan ia percaya tersangka pemberontak tersebut sedang dalam perjalanan untuk menebang pohon pisang di perkebunan itu, dalam serangan nyata terhadap perusahaan tersebut. Tak seorang pun dari pihak pemerintah cedera, kata pejabat militer itu. NPA, sayap bersenjata Partai Komunis Filipina yang memiliki 4.000 anggota, melancarkan pemberontakan sayap-kiri di 60 provinsi Filipina sejak 1969. (*/wij)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026