Logo Header Antaranews Sumbar

Gelombang Perairan Sumbar Capai Enam Meter

Sabtu, 6 April 2013 21:27 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Telum Bayur Kota Padang memprakirakan gelombang setinggi enam meter berpotensi terjadi di perairan Sumatera Barat. "Gelombang enam meter juga berpotensi terjadi di Perairan Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu dan Samudera Hindia Barat Daya Enggano," kata Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur Kota Padang, Amarizal di Padang, Sabtu. Menurut dia ketinggian gelombang saat ini bisa membahayakan nelayan yang menggunakan kapal-kapal kecil. "Nelayan sebaiknya menunda aktivitas melaut karena cuaca di perairan Mentawai kurang bersahabat," katanya. Pihaknya juga mengimbau pelaku pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan terus mengamati perkembangan cuaca sebelum melakukan pelayaran. Amarizal mengatakan, cuaca di Pantai Barat Sumatera berpeluang hujan dengan intensitas sedang pada sore hari. Kemudian berpotensi hujan dengan intensitas sedang pada malam hari. Angin di perairan Kabupaten Kepulauan Mentawai - Padang bertiup secara berubah-ubah baik ke arah Barat Laut maupun Utara. Suhu udara berkisar 19-31 derajat Celcius dengan kelembaban udara antara 63-95 persen. Hal itu disebabkan tiupan angin darat pada siang hari dan angin laut pada malam hari yang dengan cepat membentuk awan-awan konvektif bakal hujan. BMKG juga mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah pantai agar selalu waspada karena gelombang tinggi bisa menghantam rumah penduduk serta menyebabkan abrasi. Sementara itu, cuaca daratan Sumbar umumnya hujan dengan intensitas ringan dan sedang. Angin bertiup ke arah Barat dan Barat Daya dengan kecepatan 9-16 Kilometer per jam. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026