Bahan baku lele asap di Agam didatangkan dari Riau

id lele asap,bahan baku lele asap,lele asap palembayan

Bahan baku lele asap di Agam didatangkan dari Riau

Pengolah ikan asap di Palembayan, Kabupaten Agam sedang mengolah ikan lele. (ANTARA/Yusrizal)

​​​​​​​Lubukbasung,  (ANTARA) - Pengolah ikan lele asap di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat mendatangkan ikan lele dari Provinsi Riau.

Salah seorang pengolah ikan lele asap di Palembayan, Basri Budiman (47) di Lubukbasung, Kamis, mengatakan bahan baku lele itu diperoleh dari Pekanbaru, Dumai, Kampar dan lainnya.

"Bahan baku itu dikirim setiap minggunya sekitar 300 kilogram," katanya.

Selain bahan baku dari Riau, tambahnya, bahan baku juga diperoleh dari Agam, Padang, Payakumbuh dan lainnya.

Namum baham baku dari kabupaten dan kota di Sumbar tidak mencukupi untuk kebutuhan usahanya, karena kebutuhan sekitar 400-500 kilogram per minggu.

"Bahan baku di Sumbar hanya tersedia sekitar 200 kilogram, sehingga saya harus mencari ke provinsi lain," katanya.

Ia menambahkan, bahan baku itu langsung dibersihkan dan diasapi selama 48 jam.

Dengan pengasapan sempurna, lele asap yang dihasilkan sangat gurih dan jika disimpan bisa tahan selama tiga bulan.

Ikan lele asap itu dijual dengan harga Rp60 ribu per kilogram.

"Ikan lele asap saya sering dibawa calon jemaah haji ke Tanah Suci Mekah saat menjalankan ibadah haji setiap tahunnya," katanya.

Kepala Dinas Perikanandan dan Ketahanan Pangan Agam, Ermanto mendorong masyarakat untuk berternak lele menggunakan terpal di halaman rumahnya dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan ikan lele untuk dijadikan ikan asap.

"Dengan cara itu kebutuhan bahan ikan asap akan terpenuhi," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar