
Pemkab Pasaman Ajak Kepala Jorong Aktif

Simpang Ampek, Sumbar, (Antara) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar mengajak semua kepala jorong (kepala lurah) agar berperan aktif untuk berbagai program pembangunan yang ada di daerahnya masing-masing. Kepala Bidang Ciptakarya dan Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pasaman Barat, Henny Ferniza mengatakan kepala jorong harus mampu mengakomodor semua kegiatan di daerahnya terutama terkait dengan pembangunan. Dia mengatakan pembangunan berkaitan langsung dengan masyarakat seperti program Sanitasi Masyarakat (Sanimas), Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat (SLBM), Program Pembangunan Inftrastruktur Pedesaan (PPIP), Program Air Bersih dan Sanitasi Masyarakat (Pamsimas) dan Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya (BSPS). Tahun 2013 ini program kerja yang bersentuhan langsung dengan masyarakat diperkirakan miliaran dananya. Peran serta semua pihak harus lebih ditingkatkan,"katanya usai pertemua seluruh kepala jorong di Pasaman Barat. Menurutnya, kalau seluruh kepala jorong wali Nagari dan camat diberitahu dahulu terkait pembangunan yang berpotensi di wilayahnya. Maka diyakini program kerja infrastruktur akan lebih tepat sasaran. Kepala Jorong yang mengetahui lebih dekat kondisi masyarakatnya dan dapat memberikan gambaran sejak dini apa yang akan dibangun. Sesuai dengan berbagai program kerja yang bakal dilakukan tersebut. Maka, kepala jorong mengusulkan harapan masyarakatnya kepada pemerintah daerah melalui Satuan kerja yang ada. Dia menjelaskan untuk proyeksi program tahun 2013 yang akan ditindaklanjuti kepala jorong itu diantaranya program Sanimas diperkirakan berada pada 2 titik dengan anggaran Rp400 juta masing-masingnya. Program SLBM pada enam titik masing-masingnya dengan anggaran Rp168 juta, PPIP pada 3 titik dengan anggaran masing-masing Rp275 juta. Berikut, akan melaksanakan pekerjaan dari program Pamsimas untuk 29 titik. Masing-masingnya mendapat anggaran Rp250 juta yang tidak kalah pentingnya mensukseskan program BSPS untuk merehap 300 unit rumah tidak layak huni di Pasaman Barat. Masing-masing mendapat bantuan bahan bangunan dengan anggaran sekitar Rp7,5 setiap rumah. (*/alm/wij)
Pewarta: Antara TV
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026
