Logo Header Antaranews Sumbar

Tersedia Rp22 Miliar Peningkatan Jalan Padang-Solok

Kamis, 4 April 2013 08:31 WIB
Image Print
Jalur Padang - Solok di kawasan Sitinjau Laut.

Padang, (Antara) - Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim Provinsi Sumatera Barat melanjutkan program peningkatan jalan lintas nasional Padang-Solok tahap III dengan anggaran tersedia Rp22 miliar. "Kita menargetkan pengerjaan fisik dimulai awal Mei 2013, karena saat ini sedang dalam proses penentuan rekanan pemenang tender," kata Kepala Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim Sumbar Suprapto di Padang, Kamis. Ia menjelaskan, selama proses pengerjaan peningkatan jalan di kawasan Sitinjau Laut, diberlakukan sistem buka tutup bagi kendaraan yang melintasi di rute tersebut. Namun kondisi pengaturan arus kendaraan tidak separah dibandingkan pekerjaan pada tahap I dan II lalu, karena sekarang jalan sudah lebar. Kendati demikian, masyarakat pengguna kendaraan terutama pengangkut barang diminta pengertiannya, bila agak ada gangguan dalam perjalanan melintasi kawasan tersebut. Namun, hingga kini belum ada upaya pengalihan rute bagi angkutan barang, seperti pengerjaan sebelumnya harus melintasi rute Solok-Padangpanjang-Padang. Kondisi waktu itu, tak terlepas dari panjang jalan di Sitinjau Laut yang dilaksanakan peningkatan saat itu, sehingga harus dilakukan pengalihan rute. Ia mengatakan panjang jalan di Sitinjau Laut yang harus mendapatkan peningkatan tahap III itu, sekitar tiga kilometer lagi sampai selesai akhir November 2013. Terkait, sudah tahapan finising pengerjaan proyek jalan lintas rute Padang-Solok, maka titik yang dinilai kondisi badan jalan labil atau perlu diperkuat dituntaskan. Peningkatan jalan nasional untuk kawasan Sitinjau Laut sampai selesai menyerap anggaran sekitar Rp120 miliar dari Indarung Padang sampai ke Lubuk Selasih Solok. "Alokasi perbaikan jalan nasional dan provinsi pada 2013 terdiri atas Rp1,2 triliun terjadi peningkatan Rp200 miliar dari tahun sebelumnya untuk jalan nasional. Sedangkan alokasi jalan provinsi Rp300 miliar dari APBD," katanya. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026