Kematian massal babi di Sumut, sudah 5.800 ekor

id Hog Cholera,Ribuan babi mati di Sumut,Ribuan babi di sumut kena virus hog Cholera,Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pete

Kematian massal babi di Sumut, sudah 5.800 ekor

Bangkai babi di Danau Siombak Medan. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Medan (ANTARA) - Jumlah kematian babi akibat virus Hog Cholera atau kolera babi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) hingga Senin, bertambah menjadi5.800 ekor.

"Data ini hasil laporan terbaru dari kabupaten dan kota di Sumut," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut Azhar Harahapdi Medan, Senin.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut, Kementerian Pertanian dalam hal ini Dirjen Peternakan akan berpartisipasi dalam penanganan dan pengawasan babi.

"Untuk hari ini kita melakukan rapat di provinsi dengan seluruh kabupaten dan kota untuk mengambil langkah-langkah penanganan terhadap penyakit HogCholera yang terjadi di Provinsi Sumut," ujarnya.

Sebanyak 11 kabupaten dan kota di SumateraUtara yang terkena wabah virus HogCholera, yaitu Dairi, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Medan, Karo, Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Samosir.

Hingga saat ini, Pemprov Sumut masih berusaha serius untuk mengatasi masalah tersebut.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar