
Investasi Asing Disoroti Pemimpin Myanmar-Singapura

Yangon, (Antara/Xinhua-0ANA) - Investasi asing telah disoroti dalam pembicaraan antara Presiden Myanmar U Thein Sein dan timpalannya Presiden Singapura Dr Tony Tan Keng Yam selama pertemuan mereka di Nay Pyi Taw, kata media resmi Selasa. U Thein Sein mengundang pengusaha Singapura melalui Tan untuk berinvestasi di Myanmar, dengan mengatakan bahwa negara ini membutuhkan sumber daya modal, teknologi dan manusia sambil melaksanakan proses reformasi ekonomi untuk pembangunan. Dia menyebutkan bahwa Myanmar telah menerapkan undang-undang penanaman modal asing dan Amerika Serikat serta Uni Eropa telah mencabut sanksi-sanksi terhadap negara itu. Tan berterima kasih kepada U Thein Sein untuk menyalakan lampu hijau bagi Singapura untuk membuka satu sekolah pelatihan teknis di Myanmar yang katanya akan menjadi manfaat besar bagi pemuda Myanmar. Kedua presiden juga bertukar pandangan mengenai pendidikan, pembangunan perumahan dan pengembangan sumber daya manusia. Pada Senin, Tan juga bertemu dengan pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi, ketua Komite Aturan Hukum dan Ketenangan Majelis Rendah, di Aureum Palace, kata laporan tersebut menambahkan. Tan tiba di Nay Pyi Taw Senin untuk kunjungan kenegaraan lima hari ke Myanmar, yang pertama bagi pemimpin Singapura untuk memperdalam hubungan dengan Myanmar dalam proses demokratisasi dan reformasi negara itu. Ini adalah kunjungan balasan Tan bagi kunjungan yang dilakukan Presiden Myanmar U Thein Sein ke Singapura pada Januari 2012 lalu. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
