
Penembak Jitu Tewaskan Tiga Orang Dekat Damaskus

Beirut, (ANTARA/AFP) - Tiga orang tewas akibat tembakan mortir dan penembak jitu di dekat ibu kota Suriah Damaskus pada Jumat, tapi tidak ada laporan tentang pertempuran sengit di daerah itu pada hari pertama gencatan senjata, kata pengawas. "Tiga orang tewas di kota Harasta di Provinsi Damaskus, satu oleh tembakan mortir dan dua oleh penembak jitu. Sejumlah orang juga cedera dalam baku-tembak," kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia. "Tidak ada laporan-laporan tentang pertempuran pada saat tersebut di kota itu, yang mengalami bentrokan selama beberapa hari terakhir," kata kelompok berbasis di Inggris itu. Sebelumnya, Presiden Suriah Bashar al-Assad melakukan penampilan yang jarang dilakukan di televisi, Jumat, dengan menghadiri shalat Idul Adha bertepatan dengan dimulainya gencatan senjata selama empat hari pada perayaan hari raua korban itu. Televisi pemerintah memperlihatkan gambar Bashar, tersenyum dan tampak santai, di sebuah masjid tak dikenal di Damaskus bertepatan dengan dimulainya gencatan senjata, yang disepakati secara bersyarat oleh rezimnya dan kelompok pemberontak utama. Dalam sebuah khotbah seusai sholat, imam Walid Abdel Haq menyerukan Suriah untuk "menghentikan perselisihan karena kamu semua adalah saudara." "Apakah kamu tidak melihat apa yang telah terjadi selama dua tahun di negara ini, kehancuran dan kematian ini? Hentikan ini, "katanya. "Suriah harus kembali kepada Allah untuk mengalahkan perselisihan sektarian ini yang coba mereka ciptakan di Suriah. Kita sendiri yang harus membuat Timur Tengah yang baru dan bukan (Timur Tengah) yang coba diciptakan, ... oleh musuh-musuh Islam dan Suriah." (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
