BNI rintis program "Aku Saudagar Muda" di Payakumbuh, cetak generasi pengusaha

id BNI,Saudagar muda,Umkm,Rumah kreatif

Pimpinan BNI dan Wakil Walikota Payakumbuh serta seratus siswa sekolah menengah atas dan kejuruan serta mahasiswa dari Perguruan Tinggi di Kota Payakumbuh mengikuti program "Aku Saudagar Muda" yang digagas oleh BNI Wilayah Padang, foto bersama. (Ist)

Payakumbuh (ANTARA) - PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mengadakan program "Aku Saudagar Muda" untuk menciptakan pengusaha-pengusaha muda dengan enterpreneurshiphebat sejak dini.

Program "Aku Saudagar Muda" di gelar di Hotel Kolivera 3 Payakumbuh, beberapa waktu lalu yang melibatkan 100 orang Siswa/siswi/ mahasiswa dari 10 SMA/SMK/Perguruan Tinggi yang ada di Kota Payakumbuh, serta 10 UMKM binaan RKB Payakumbuh (Rumah Kreatif BUMN).

Turut hadir Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, Pemimpin BNI Cabang Payakumbuh Muhammad Yusrin, PBN BNI Cabang Payakumbuh Erwin Rahman, Owner D'Besto (Ibu Eva), Owner Peternakan Ayam teknologi otomatis( Agung), Owner Resha Catering ( Ahlul Badrito), Owner Rumah Do'i (momon) dan Owner Kopmil Ijo (In).

Acara dibuka langsung oleh Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, dan dilanjutkan dengan memberikan pelatihan bagi peserta yang hadir.

Program ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada para siswa maupun mahasiswa terhadap dunia usaha sehingga bisa mandiri dengan kreatif yang dimiliki dan bisa merintis jadi wirausaha.

PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk melanjutkan komitmennya mendukung pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas masyarakat melalui wirausaha atau entrepreneurship, salah satunya melalui program rintisan sebagai terobosan teranyar dan sangat menarik yaitu program “Aku Saudagar Muda”.

Program Aku Saudagar Muda diciptakan untuk mencetak pengusaha-pengusaha muda sejak dini, maka dalam hal ini, BNI mengajak para siswa dari berbagai sekolah menengah atas (SMA) atau sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Payakumbuh.

Program "Aku Saudagar Muda" ini ajang untuk mengenal dan memahami dunia wirausaha sejak dini sehingga tumbuh menjadi pribadi yang kreatif dan diharapkan mampu menangkap peluang serta sudah mengetahui bagaimana jadi wirausaha.

Program "Aku Saudagar Muda" memang merupakan program belajar sekaligus praktek berjualan (reseller) bagi siswa SMA/SMK atau sederajat.

Mereka akan menjual produk-produk milik pelaku usaha yang dibina dan dikembangkan RKB Payakumbuh.

Sebelum aktif menjadi reseller, para siswa sebelumnya mengikuti pelatihan dan pendampingan yang dilakukan langsung oleh para pelaku usaha melalui kelas "Inspirasi", "Pengetahunan" dan "Ketrampilan".

Pada Kelas inspirasi para siswa diajak untuk mendapatkan sharing moment/pengalaman pelaku usaha dan suka duka dalam merintis dan menjalankan bisnis mereka.

Terkait dengan teknik dan informasi mengenai produk – produk UKM, maka para siswa akan berdiskusi di dalam kelas Keterampilan.

Di luar keterampilan yang dimiliki oleh pelaku usaha siswa pun akan diajarkan di Kelas pengetahuan terkait dengan strategi pemasaran dan kemampuan negosiasi bisnis.

Program semakin menarik tatkala siswa ditantang untuk melakukan penjualan dengan optimal.

Selain dinilai dari sales volume, mereka dapat menggunakan media Instagram sebagai alat promosi(jualan online) dan informasi aktivitas mereka dengan BNI dan para pelaku UKM.

Para siswa akan berkompetisi untuk merebutkan satu unit laptop untuk satu pemenang terbaik, tiga smartphone untuk tiga pemenang unggulan dan 10 paket data selama setahun untuk 10 pemenang harapan.

"Kami optimis akan mendapatkan hadiah tersebut. Dan saya rasa program ini sangat memotivasi kami untuk menjadi pengusaha dan hidup mandiri," ujar salah satu peserta dengan semangat, sambil masuk dengan smartphonenya untuk mengaktivasi beberapa program – program digital BNI.
Pimpinan BNI dan Wakil Walikota Payakumbuh serta seratus siswa sekolah menengah atas dan kejuruan serta mahasiswa dari Perguruan Tinggi di Kota Payakumbuh mengikuti program "Aku Saudagar Muda" yang digagas oleh BNI Wilayah Padang, foto bersama. (Ist)
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar