BNI rintis program "Aku Saudagar Muda" di Padang, cetak generasi pengusaha

id BNI

Puluhan siswa sekolah menengah atas dan kejuruan di Kota Padang, mengikuti program "Aku Saudagar Muda" yang digagas oleh BNI Wilayah Padang, Selasa (19/2). Program ini bertujuan untuk memperkenalkan para siswa terhadap dunia usaha sehingga bisa mandiri dengan kreatif yang dimiliki dan bisa merintis jadi wirausaha. (ist)

Padang (Antaranews Sumbar) - PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk melanjutkan komitmennya mendukung pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas masyarakat melalui wirausaha atau entrepreneurship, salah satunya melalui program rintisan sebagai terobosan teranyar dan sangat menarik yaitu program “Aku Saudagar Muda”.

Program Aku Saudagar Muda diciptakan untuk mencetak pengusaha-pengusaha muda sejak dini, maka dalam hal ini, BNI mengajak para siswa dari berbagai sekolah menengah atas (SMA) atau sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Padang, terbaru digelar di Hotel Inna Muara Padang bersama Rumah Kreatif BUMN (RKB) Padang pada Selasa (19/2).

Pemimpin Kelompok Bisnis dan Channel di BNI Wilayah Padang, Yudi Indra A menjelaskan bahwa bagi generasi milenial kreativitas yang terlatih sejak dini menjadi modal utama kemandirian generasi muda pada saat dewasa.

Justru itu, program "Aku Saudagar Muda" ini ajang untuk mengenal dan memahami dunia wirausaha sejak dini sehingga tumbuh menjadi pribadi yang kreatif dan diharapkan mampu menangkap peluang serta sudah mengetahui bagaimana jadi wirausaha.
Pimpinan BNI dan Kadisdik Padang serta para puluhan siswa sekolah menengah atas dan kejuruan di Kota Padang, mengikuti program "Aku Saudagar Muda" yang digagas oleh BNI Wilayah Padang, foto bersama Selasa (19/2). (ist)
Program "Aku Saudagar Muda" memang merupakan program belajar sekaligus praktek berjualan (reseller) bagi siswa SMA/SMK atau sederajat. Mereka akan menjual produk-produk milik pelaku usaha yang dibina dan dikembangkan RKB Padang.

Sebelum aktif menjadi reseller, para siswa sebelumnya mengikuti pelatihan dan pendampingan yang dilakukan langsung oleh para pelaku usaha melalui kelas "Inspirasi", "Pengetahunan" dan "Ketrampilan".

Pada Kelas inspirasi para siswa diajak untuk mendapatkan sharing moment/pengalaman pelaku usaha dan suka duka dalam merintis dan menjalankan bisnis mereka.

Terkait dengan teknik dan informasi mengenai produk – produk UKM, maka para siswa akan berdiskusi di dalam kelas Keterampilan. Di luar keterampilan yang dimiliki oleh pelaku usaha siswa pun akan diajarkan di Kelas Pengetahuan terkait dengan strategi pemasaran dan kemampuan negosiasi bisnis.

“Saat ini Indonesia membutuhkan jiwa muda dalam menggerakkan roda ekonomi dan usaha yang penuh dengan tantangan globalisasi. Sehingga jiwa dan rasa itu tentu harus ditumbuhkan sedari dini," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Barlius dalam sambutannya.
Pimpinan BNI dan Kadisdik Padang serta para puluhan siswa sekolah menengah atas dan kejuruan di Kota Padang, mengikuti program "Aku Saudagar Muda" yang digagas oleh BNI Wilayah Padang, foto bersama Selasa (19/2). (ist)
Program semakin menarik tatkala siswa ditantang untuk melakukan penjualan dengan optimal. Selain dinilai dari sales volume, mereka dapat menggunakan media Instagram sebagai alat promosi(jualan online) dan informasi aktivitas mereka dengan BNI dan para pelaku UKM.

Para siswa akan berkompetisi untuk memerebutkan 1 unit laptop untuk 1 pemenang terbaik, 3 smartphone untuk 3 pemenang unggulan dan 10 paket data selama 1 tahun untuk 10 pemenangharapan.

"Kami optimis akan mendapatkan hadiah tersebut. Dan saya rasa program ini sangat memotivasi kami untuk menjadi pengusaha dan hidup mandiri," ujar Syaif siwa SMK 9 Padang dengan semangat, sambil masuk dengan smartphonenya untuk mengaktivasi beberapa program – program digital BNI.

Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar