
Jelang Mandeh Run, Pemkab Pesisir Selatan bersih-bersih lapak di Kawasan Mandeh

Painan (ANTARA) - Sebanyak 13 unit lapak liar yang menjajakan berbagai panganan dan minuman ringan di bahu jalan di Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, ditertibkan, Jumat.
"Penertiban sengaja kami lakukan karena lapak-lapak tersebut mengganggu kenyamanan dan ketertiban di lokasi," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Pesisir Selatan, Dailipal di Painan.
Selain kenyaman dan ketertiban, tambahnya, kehadiran lapak-lapak juga berisiko bagi pengguna jalan karena menghalangi jarak pandang.
Sebelum penertiban, pihaknya terlebih dahulu telah memberikan surat peringatan namun tidak digubris oleh pemilik lapak.
"Tidak pilihan selain ditertibkan, karena sebelumnya kami telah memberikan peringatan. Apalagi lokasi tempat mereka berdagang akan dilewati oleh peserta Mandeh Run pada Minggu (3/3)," katanya.
Pihaknya mengaku juga telah memberikan imbauan kepada masyarakat pada beberapa nagari yang masuk ke dalam Kawasan Mandeh untuk tidak mendirikan warung dipinggir jalan.
"Memang semenjak jalan di Kawasan Mandeh sepanjang 41,08 kilometer selesai, jumlah kunjungan membludak namun hal itu tidak mesti dimanfaatkan untuk membangun lapak di sembarang tempat," katanya.
Ia mengungkap saat ini pemerintah kabupaten setempat tengah menggodok aturan mengenai areal-areal mana saja yang bisa dimanfaatkan untuk berdagang jadi untuk sementara masyarakat diharapkan bersabar.
"Kawasan Mandeh memang ditujukan untuk peningkatan perekonomian masyarakat melalui kunjungan wisatawan namun demikian tentu ada aturan-aturan yang mesti dipatuhi," katanya lagi. (*)
Pewarta: Didi Someldi Putra
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
