
DPRD Nilai Pemkot Lemah Kelola Potensi Alam

Bukittinggi, (ANTARA) - Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Ibnu Azis menilai pemerintah setempat lemah dalam mengelola potensi alam yang dimiliki kota itu. "Banyak potensi alam yang bisa dijual bila dikelola dengan baik. Sayangnya, potensi yang dimiliki Bukittinggi kurang tergarap dengan baik," katanya di Bukittinggi, Selasa. Menurut dia, salah satu potensi alam dimiliki Kota Bukittinggi yakni udara yang sejuk dan usaha rakyat yang bisa dijadikan sebagai potensi wisata yakni desa wisata. "Dua tahun lalu kita pernah mendengar daerah di Panorama Baru sebagai desa wisata dalam buah salak. Entah kenapa, sampai saat ini hilang begitu saja. Kemungkinan Pemkot tidak tahu apa yang harus dilakukan selajutnya," kata dia. Bukittinggi satu kota tujuan wisata di Sumbar. Kota yang berada di dataran tinggi sekitar 800 meter dari permukaan laut ini, selain berhawa sejuk juga kaya dengan objek wisata alam dan bangunan peninggalan sejarah masa lalu. Di kota itu banyak terdapat objek wisata alam dan sejarah seperti Jam Gadang, Ngarai Sianok, Lobang Jepang, Benteng Fort de Kock, dan Istana Bung Hatta. Selain itu, ada Taman Marga Satwa Budaya Kinantan, wisata belanja dan kuliner di Pasar Atas, dan Pasar Aur Kuning. "Potensi yang cukup kaya dimiliki Bukittinggi ini banyak yang bisa dikembangkan dalam mengenjot wisatawan untuk datang," kata dia. Menurut dia, sanjai salah satu usaha hampir di setiap masyarakat menggeluti usaha tersebut jika dikelola dengan baik akan bisa menjadi dewa wisata. (*/ham/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
