Tikar ruyung Pariaman diminati Prancis dan Thailand

id tikar ruyung,tikur ruyung pariaman

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah Kota Pariaman Gusniyetti Zaunit memperlihatkan contoh tikar ruyung asal daerah itu. (Antara Sumbar/Muhammad Zulfikar)

Pariaman, (Antaranews Sumbar) - Hasil kerajinan lokal asal Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), berhasil menembus pasar internasional melalui kegiatan Trade Expo Indonesia yang diselenggarakan beberapa waktu lalu di Tanggerang.

"Hasil kerajinan yang berhasil menembus pasar internasional tersebut yaitu tikar ruyung dari Desa Talago Sariak Kecamatan Pariaman Timur," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah Kota Pariaman Gusniyetti Zaunit di Pariaman, Jumat.

Tikar ruyung tersebut telah dipesan langsung oleh beberapa negara diantaranya Prancis dan Thailand dalam jumlah besar.

"Permintaan tikar ruyung ini dalam jumlah besar dan harus sesuai standar dari negara pemesan. Oleh sebab itu saat ini pemilik Usaha Kecil Menengah juga sedang memenuhinya," kata dia.

Kemudian ujar dia, pada Januari 2019 dua negara pemesan tikar ruyung tersebut direncanakan datang langsung ke Kota Pariaman untuk meninjau rumah produksinya.

Selain itu katanya, saat ini pemerintah daerah juga sedang berupaya memfasilitasi pelaku UKM yang ada di daerah itu untuk bisa menembus pasar nasional bahkan internasional.

Menurut dia, aneka hasil kerajinan daerah Pariaman cukup memiliki daya tarik jual di tingkat pasar nasional bahkan internasional. Sebagai contoh, tikar ruyung, anyaman lidi, sulaman benang emas, rajutan dan lain sebagainya.

"Hasil kerajinan daerah kita cukup memiliki potensi, hanya saja belum terkelola secara maksimal," katanya.

Sementara itu Sulaiman Tanjung pemilik usaha tikar ruyung mengatakan untuk menyelesaikan satu tikar tersebut dibutuhkan tiga orang karyawan.

"Saat ini saya membutuhkan tambahan karyawan sekitar 300 hingga 500 orang untuk membantu memenuhi permintaan pesanan dari luar negeri," kata dia.

Terkait legalitas usaha, pihaknya saat ini juga sedang mengurus surat-surat dalam rangka perizinan seperti profil perusahaan agar bisa menembus pasar nasional dan internasional.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar