Tekan pengeluaran, Padang Pariaman bakal terapkan meterisasi PJU

id meterisasi PJU,Padang Pariaman

Ilustrasi - Pengendara melintas di Jalan Gajah Mada yang gelap akibat pemadaman Penerangan Jalan Umum (PJU) di Pekanbaru, Riau, Senin (25/6) malam. ANTARA FOTO/Rony Muharrman/ama/18

Parit Malintang, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mengupayakan menerapkan sistem meterisasi penerangan jalan umum (PJU) pada 2019 guna menekan pengeluaran pembayaran listrik di daerah itu.

"Setiap tahun kami mengeluarkan anggaran hampir Rp12 miliar untuk PJU," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Padang Pariaman, Taslim di Parit Malintang, Senin.

Anggaran tersebut dinilai besar karena tidak ada pencatatan pasti berapa uang yang harus dibayarkan.

Apalagi PJU di beberapa tempat di daerah itu banyak yang padam sehingga menurutnya hal itu tidak menggunakan listrik.

"Namun karena sudah ditetapkan berapa nominal uang yang harus dibayar sebulan maka kami harus membayarnya meskipun lampunya padam," katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya tahun depan meterisasi PJU harus dilakukan sehingga dapat menekan pengeluaran pemerintah setempat.

Ia menjelaskan sistem meterisasi tersebut yaitu untuk sekitar 20 sampai 30 lampu terdapat satu meterisasi.

"Jadi kami tahu berapa uang yang harus dibayar," ujarnya.

Ia menyampaikan sistem meterisasi tersebut telah diterapkan di jalan By Pass di Padang Pariaman yang lokasinya berbatasan dengan Kota Padang.

"Pembayarannya diserahkan kepada kami dan kami pun telah membayarkannya kepada PLN," kata dia.

Sistem yang berada di By Pass tersebut yang akan digunakan oleh pihaknya untuk diterapkan di seluruh wilayah Padang Pariaman, tambahnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar