Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Pasaman dapat ABG Award

Kamis, 23 Agustus 2018 12:41 WIB
Image Print
Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama. (ANTARA SUMBAR/Riko Saputra)

Lubuk Sikaping (Antaranews Sumbar) - Kepedulian Pemerintah Kabupaten Pasaman, terhadap program Genrasi Berencana (GenRe) selama ini diapresiasi pemerintah pusat. Buktinya, Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama, akan dianugerahi ABG Awards oleh Gubernur Sumbar, dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Pasaman, Yusnimar mengatakan, bahwa penghargaan oleh Gubernur Sumbar tersebut sebagai bukti atas kepedulian dan komitmennya terhadap program GenRe.

"Alhamdulillah, satu lagi penghargaan atas komitmen dan kepedulian pimpinan terhadap program GenRe di Pasaman, Ayah Bunda GenRe (ABG) Awards. Penghargaan diberikan kepada Wabup Pasaman H. Atos Pratama, ST dari Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno," kata Yusnimar ketika dikonfirmasi, Kamis (23/8).

Penghargaan tersebut, kata dia, akan diterima oleh orang nomor dua di Pasaman ini pada saat pembukaan ajang kreativitas GenRe dan perkemahan Bakti Saka Kencana pada 29 Agustus 2018, di camping ground Kandih, Sawahlunto.

"Saya ulangi, ABG Awards ini adalah anugerah kepada para tokoh yang memiliki komitmen, kepedulian, perhatian dan memfasilitasi serta memberi dukungan terhadap penyebarluasan program GenRe," kata Yusnimar.

Yusnimar pun menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Wakil Bupati Pasaman tersebut terhadap program GenRe di Pasaman, selama ini. Melalui penghargaan ABG Awards ini, diharapkan dapat memicu dan memacu semangat semua pihak.

"Khususnya, dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran serta kepedulian remaja dan masyarakat dalam program kesehatan reproduksi dan pembentukan karakter remaja, memanfaatkan peluang bonus demografi dan Indonesia emas 2045," katanya.

Ia menjelaskan, program GenRe bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan reproduksi bagi remaja, khususnya remaja putri. Menurutnya, remaja harus mengerti bagaimana memperkuat dan menyiapkan kehidupan berkeluarga dan membangun karakter remaja.

"Sasaran program GenRe, yaitu remaja belum menikah dengan usia 10-24 tahun, mahasiswa atau mahasiswi, keluarga serta masyarakat yang peduli remaja," kata Yusnimar.

GenRe, kata dia, akan memberikan informasi dan promosi tentang kesehatan reproduksi, seperti, tidak menikah dini, tidak melakukan seks pranikah, dan tidak menggunakan NAPZA

Selain itu, penanaman keterampilan hidup atau pengembangan konsep diri, pemberian informasi tentang perencanaan kehidupan berkeluarga dan pemberian informasi tentang kependudukan dan pembangunan keluarga.

"Kita menyosialisasikan melalui pengembangan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) remaja, sebagai wadah dari, oleh dan untuk remaja. Penggarapan melalui dua jalur yaitu jalur pendidikan dan jalur masyarakat dan pelibatan mitra organisasi kepemudaan," kata Yusnimae.

Ia berharap program ini dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja. Sehingga, mereka mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.

"Ada slogan GenRe yang selalu kita dengungkan yaitu Triad KRR. Tiga slogan untuk, kesehatan reproduksi remaja, tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah, tidak melakukan seks bebas, tidak terjerat narkoba. Saat ini, itu lah masalah terbesar remaja kita. Maka program GenRe mengajak remaja mensukseskan ini. Alhamdulillah, Pemkab Pasaman punya komitmen untuk itu," tukasnya.



Pewarta:
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026