Harga kopi arabika gayo melemah

id Kopi

kopi (pixabay.com)

harga kopi Arabica Gayo jenis green bean asalan saat ini melemah diharga Rp70 ribu dari harga tertinggi sebelumnya Rp80 ribu/kg,
Takengon, Aceh, (Antaranews Sumbar) - Harga kopi Arabica asal Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah atau Gayo melemah sejak tiga bulan terakhir setelah pada awal tahun menembus harga tertinggi di pasar internasional.

Pelaku kopi di Takengon, Aceh Tengah, Win Ruhdi Bathin di Takengon, Selasa, mengatakan harga kopi Arabica Gayo jenis green bean asalan saat ini melemah diharga Rp70 ribu dari harga tertinggi sebelumnya Rp80 ribu/Kg.

"Untuk gelondong sekarang turun diharga Rp12.500/bambu, sebelumnya Rp16 ribu/bambu. Satu bambu itu sama dengan 1,2 Kg," tambahnya.

Namun walaupun mengalami penurunan, ujarnya harga kopi saat ini dinilai masih relatif tinggi dibanding harga pada tahun lalu, sebelum komoditi unggulan tersebut menembus harga tertinggi di awal tahun 2018.

"Di awal tahun adalah sejarah kenaikan harga kopi paling signifikan sejak 10 tahun terakhir. Itu harga yang menyenangkan bagi petani," katanya.

Ia mengatakan saat menyentuh harga tertinggi pada awal tahun 2018, Arabica Gayo untuk katagori spesialty bahkan menembus harga Rp95 ribu/kg.

Sementara pasar ekspor kopi Gayo, sebut dia biasanya hanya dibedakan dalam dua katagori yakni green bean great satu dan katagori kopi spesialty.

Sedangkan untuk jenis green bean asalan yang kualitasnya di bawah great satu biasanya dibeli para eksportir dari para petani untuk kemudian disortir kembali menjadi great satu siap ekspor.

Di sisi lain, terang Win Ruhdi kopi Arabica Gayo saat ini secara keseluruhan belum memasuki masa panen.

"Masa panen diperkirakan mulai September nanti," tambahnya.(*)

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar