Logo Header Antaranews Sumbar

BPJN hentikan pekerjaan jalan di Lembah Anai amankan mudik

Minggu, 15 Maret 2026 20:23 WIB
Image Print
Foto udara kendaraan melintas di kawasan Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat, Minggu (15/3/2026). (ANTARAFOTO/Fitra Yogi.)

Padang Panjang (ANTARA) - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) menghentikan sementara perbaikan Jalan Lembah Anai yang rusak akibat dihantam banjir bandang di akhir November 2025 demi mendukung kelancaran arus lalu lintas mudik Lebaran 2026.

Pantauan ANTARA pada Minggu di ruas jalan Lembah Anai, terlihat alat-alat berat terparkir di pinggir jalan. Alat-alat pengerjaan jalan tersebut beragam, mulai dari ekskavator tipe crawler, ekskavator, bulldozer, hingga crane.

Ruas jalan Lembah Anai tepatnya ruas Sicincin-Padang Panjang KM 64 sebelumnya dibuka secara terbatas dan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat pada pukul 17.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB.

Namun, guna mendukung kelancaran arus mudik, jalur tersebut akan dibuka selama 24 jam untuk kendaraan roda empat saat libur Lebaran terhitung H-10 hingga H+10 Idul Fitri.

Bhabinkamtibmas Polsek Batipuh, Bripka Afriandi, saat ditemui di Posko Pengamanan Lebaran 2026 di Padang Panjang, mengatakan bahwa keputusan tersebut telah disepakati oleh BPJN dengan Polres setempat.

“Benar dihentikan karena ya itu erat kaitannya dengan untuk antisipasi pemudik kita, dunsanak kita yang di rangai mau pulang kampung. Makanya itu dihentikan untuk keamanan,” kata Bripka Afriandi.

Bripka Afriandi menyampaikan bahwa lonjakan volume kendaraan belum terlihat signifikan H-6 Lebaran, dikarenakan rata-rata pemudik yang memasuki Sumbar tidak dalam waktu yang bersamaan.

“Belum ada lonjakan kendaraan, belum kelihatan signifikan karena sekarang baru H-6. Rata-rata keluarga atau family-family kita yang di rantau itu masuk ke Sumbar tidak berbarengan,” ucapnya.

Pihaknya memprediksi lonjakan khususnya bagi pemudik yang akan memasuki Sumatera Barat itu terjadi di H-3 hingga H-1, kemudian H+1 dan H+5 saat perantau melakukan perjalanan wisata di Sumatera Barat.

Adapun Kementerian Pekerjaan Umum telah melakukan proyek penanganan mendesak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di ruas Padang Panjang-Sicincin KM 61-67.

Proyek telah dimulai pada 28 November 2025 dan ditargetkan rampung pada Juli 2026, dengan jumlah titik bore pile mencapai 874 titik.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026