Petugas Lapas Pariaman Gagalkan Penyeludupan Sabu-sabu

id kepala lapas pariaman

Kalapas Kelas II B Pariaman Pudjiono Gunawan (baju hitam) memperlihatkan barang bukti diduga narkoba jenis sabu-sabu. (ist)

Pariaman, (Antaranews Sumbar) - Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Pariaman, Sumatera Barat, berhasil menggagalkan upaya penyeludupan narkoba jenis sabu-sabu yang disamarkan melalui bungkusan makanan.

Kalapas Kelas II B Pariaman, Pudjiono Gunawan, di Pariaman, Minggu, mengatakan upaya penyeludupan narkoba tersebut dilakukan oleh seseorang berinisial M warga Sicincin Kecamatan 2X11 Enam Lingkuang Kabupaten Padang Pariaman.

Pelaku datang pada Sabtu sore (9/6) sekitar pukul 16.45 wib mengantarkan makanan kepada salah seorang Narapidana di dalam Lapas.

Saat bungkusan makanan diperiksa, petugas menemukan barang mencurigakan yang diduga narkoba jenis sabu-sabu kurang lebih seberat 25 gram.

Berdasarkan keterangan pelaku, barang haram tersebut rencananya dikirim kepada Wendi salah seorang narapidana kasus narkotika di dalam Lapas Kelas II B Pariaman, namun berhasil digagalkan petugas.

Aparat Lapas Kelas II B Pariaman langsung melakukan koordinasi dengan Kepolisian Resor (Polres) Pariaman untuk menindaklanjuti kasus upaya penyeludupan narkoba tersebut.

Sementara itu Kepala Satuan Narkoba Polres Pariaman Iptu Suhardi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan adanya kasus upaya penyeludupan narkoba ke dalam Lapas Kelas II B Pariaman.

"Kasus tersebut memang ada, namun dari Polres belum bisa diekspos karena masih menunggu arahan Kapolres," katanya.

Sebelumnya Polres Kota Pariaman, juga berhasil menangkap IR salah seorang narapidana penghuni Lapas Kelas II B Pariaman karena diduga ingin mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu.

Narapidana tersebut ditangkap tepat di lokasi pekarangan Lembaga Pemasyarakatan Pariaman sekitar pukul 12.30 WIB dengan sejumlah barang bukti.

Dari tangan tersangka, pihak kepolisian menyita enam paket sabu-sabu seberat 5,8 gram, uang tunai senilai Rp1,4 juta serta satu unit telepon genggam.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan di sekitar kawasan lapas diduga sering terjadi transaksi narkoba.*
Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar