UNP usulkan penambahan kuota penerimaan mahasiswa jalur SBMPTN

id Ganefri ,UNP,Kuota SBMPTN

Rektor UNP Prof Ganefri.

Padang, (Antaranews Sumbar) - Universitas Negeri Padang (UNP) Sumatera Barat mengusulkan penambahan kuota mahasiswa yang akan diterima perguruan tinggi tersebut dari jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

"Kami akan mengusulkan kuota ini ditambah dari 30 persen menjadi 40 persen karena tingginya minat calon mahasiswa UNP," kata Rektor UNP Prof Ganefri di Padang, Kamis.

Ia mengatakan aturan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) kampus boleh menerima calon mahasiswa dari jalur SBMPTN minimal 30 persen dan pada tahun ini pihaknya mengusulkan penambahan.

UNP saat ini telah menerima sebanyak 2.475 mahasiswa dari jalur khusus yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), para peserta merupakan pelajar terbaik dari sekolah masing-masing dan melakukan tes masuk ke UNP dengan total pelamar sebanyak 22.075 orang.

Selanjutnya untuk jalur SBMPTN yang akan diumumkan pada (3/7), jumlah pelamar dari jalur ini sebanyak 52.045 orang dan yang akan diterima sekitar 4.000 orang.

"Kuota ini yang coba kami usulkan untuk ditambah karena tingginya minat menjadi mahasiswa UNP. Jika dibandingkan pada 2017 jumlah pelamar mengalami kenaikan sekitar 10 hingga 15 persen," katanya.

Sementara untuk jalur mandiri, UNP akan membuka kuota sebesar 30 persen dari total mahasiswa yang akan diterima. Pada tahun ini pihaknya menargetkan akan menerima 9.000 lebih mahasiswa untuk belajar di kampus tersebut.

"Selain itu kami juga membuka kelas internasional pada tahun ini di 15 program studi, kelas tersebut akan menggunakan bahasa Inggris dalam sistem belajar mengajarnya," kata dia.

Ia mengatakan seluruh mahasiswa itu masuk ke 58 program studi tahun ini termasuk beberapa yang baru, seperti Statistika, Teknik Mesin non-pendidikan dan Pendidikan Agama Islam.

Beberapa program studi favorit masih akan menampung mahasiswa terbanyak seperti tahun lalu, antara lain Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Bimbingan dan Konseling, Desain Komunikasi Visual, dan Penjaskesrek. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar