
Target Sumbar UNBK 2018/2019

Padang, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Sumatera Barat menargetkan Sekolah Menengah Atas (SMA) pelaksana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada tahun ajaran 2018/2019 di atas 90 persen.
"Tahun ini untuk SMA sudah 82,9 persen. Tahun depan targetnya di atas 90 persen," kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Padang, Selasa.
Menurutnya UNBK di Sumbar terkendala kurangnya komputer dan belum adanya pasokan listrik serta akses internet, terutama di daerah tertinggal.
Dari 316 SMA di provinsi itu baru 262 sekolah yang telah UNBK sementara 54 sekolah masih UN berbasis kertas dan pensil.
"Untuk pengadaan komputer sebenarnya tidak ada masalah. Bisa segera dilakukan. Yang susah itu ketersediaan listrik dan akses internet," kata Irwan.
Dua faktor terakhir bukan kewenangan pemerintah daerah karena itu pengadaannya bergantung sepenuhnya pada instansi terkait yaitu PLN dan Telkom.
Karena itu ia tidak berani menargetkan pelaksanaan UNBK 100 persen di daerah itu pada tahun ajaran 2018/2019.
Sementara itu UNBK untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) relatif lebih bisa diupayakan menjadi 100 persen karena dari 200 sekolah saat ini hanya dua sekolah yang belum UNBK.
Dua SMK itu berada di Kabupaten Kepulauan Mentawai yang masih belum memiliki akses listrik dan internet yang memadai.
Target Pemprov Sumbar itu berpotensi menggagalkan target Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk UNBK SMA/SMK 100 persen pada tahun ajaran 2018/2019.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy optimis target UNBK 100 persen untuk SMA/SMK target itu bisa dilaksanakan. Kendala yang mungkin terjadi adalah untuk tingkat SMP sederajat karena banyak yang berada pada wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal.
Pewarta: Miko Elfisha
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
