Solok Akan Pecahkan Rekor Muri Lewat Arak Bako

id arak bako

Kegiatan Arak Bako di Solok. (Istimewa)

Solok (Antara Sumbar) -Kota Solok akan gelar perhelatan besar pad a 14 Desember 2017 berupa pawai baju kurung basiba dalam kegiatan Arak Bako terbanyak yang ditargetkan tercatat pada Museum Rekor Indonesia (MURI).

Wali Kota Solok Zul Elfian di Solok Selasa mengatakan kegiatan ini dalam rangka HUT Kota Solok ke-47 tahun bertepatan pada 16 desember 2017.

Even ini start dari Jl Prof. M. Yamin di depan Masjid Syura Pandan melewati Pasar Raya, Taman Syeck Kukut dan finish di Simpang Denpal Kota Solok dimulai pada pukul 08.00 wib sampai selesai.

Pawai baralek gadang ini diikuti sekitar 1.500 bundo kanduang dengan memakai baju kurung basiba dengan katidiang hitam dan menampilkan 13 prosesi adat.

Kegiatan ini telah disiapkan oleh Dinas Pariwisata Kota Solok dan dibantu instansi terkait. Pemecahan rekor Muri ini juga mengundang Menteri Pariwisata, Menteri Koperasi dan UMKM RI serta Gubernur Sumatera Barat.

Kegiatan ini merupakan even budaya yang dilaksanakan setiap tahunnya di Kota Solok dan untuk tahun sekarang kegiatan tersebut lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

Kita mencoba memecahkan rekor muri tentang Arak Bako Terbanyak yang sebelumnya dipegang oleh daerah lain, untuk itu kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kota Solok,semoga event ini menjadi catatan sejarah untuk kota Solok, kata Zul Elfian.

Untuk menyemarakan event ini juga diundang fotografer se-Sumatera Barat yang akan melaksanakan hunting foto bersama juri dan fotografer profesional seperti, Arbain Rambay, Risman Marah, Widya Sartika Amrin, dan Erison J. Kambari. (Jhohan Syah)

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar