Logo Header Antaranews Sumbar

Tunanetra Butuh Dukungan Bangun Usaha

Kamis, 14 Februari 2013 15:56 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Kepala Panti Sosial Bina Netra PSBN Tuah Sakato Padang Heni Yunida mengaharapkan pemerintah kabupaten/kota agar memberi bantuan bagi tunanetra yang telah dibina supaya mereka bisa mengembangkan potensi.Dia mengatakan, para tuna tersebut berasal dari keluarga kurang mampu. Jika tidak ada bantuan dari bupati dan wali kota, para tuna akan kesulitan mengembangkan potensi mereka. Seperti membuka klinik pijat. Apabila partisipasi itu ada, maka menurut dia, para tuna bisa mengembangkan potensinya yang bernilai ekonomi."Jika tidak ada partisipasi pemerinta setempat, maka mereka akan kesulitan karena kurang biaya. Kalau bantuan ini bisa diberikan, itu bisa membantu perekonomian dan mereka tidak akan meminta-minta," kata dia, Senin (11/2).Ditambahkan, para penyandang cacat tersebut dijamin negara. Kementerian Sosial dan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat melalui PSBN Tuah Sakato telah berusaha memberikan binaan terhadap para tuna. Saat ini PSBN Tuah Sakato membina sebanyak 50 orang tuna yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Sumbar."Kita di sini membina para tuna yang berasal dari berbagai daerah dengan berbagai keterampilan dan kegiatan. Tujuannya agar mereka bisa mengembangkan potensi diri mereka," kata dia. Di panti ini para tuna hanya belajar, karena semua fasilitas yang dibutuhkan sudah dilengkapi. Mulai dari makan, pakaian, tempat tinggal, serta uang saku. Diantara kegiatan yang dilakukan, bimbingan fisik dan mental, olahraga, budi pekerti, kesenian, pemeliharaan kesehatan dan keluarga. Selain bimbingan itu, juga diberikan bimbingan keterampilan, berupa keterampilan ceramah agama, keterampilan pijat shiatsu (fokus di punggung) dan "massage" (fokus di perut), kursus ilmu Arab breille. Sejak tahun 1995 panti ini telah menghasilkan 198 orang lulusan. Dari ratusan lulusan itu, telah berhasil membuka 67 klinik yang tersebar di Sumbar, Riau, dan Jambi. (mg2/wij)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026