Logo Header Antaranews Sumbar

Pejabat Limapuluh Kota Dituntut Berinovasi Dalam Bekerja

Minggu, 9 Juli 2017 18:18 WIB
Image Print
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Limapuluh Kota Taufik Hidayat (baju putih) mewakili Bupati Limapuluh Kota dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusian (BKP-SDM) setempat Aneta Budi Putra menyerahkan piagam penghargaan kepada peserta Diklatpim IV Pola Baru tahun 2017. Foto Antara Sumbar/Mardikola Tri Rahmad (1)

Sarilamak, (Antara Sumbar) - Setiap pejabat di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), dituntut melakukan inovasi dalam bekerja, sehingga dapat memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Limapuluh Kota Taufik Hidayat saat dihubungi dari Payakumbuh, Minggu mengatakan dalam menyuguhkan pelayanan publik yang baik, profesional, dan berkualitas diperlukan terobosan baru agar dapat memberikan dampak besar terhadap pembangunan masyarakat serta daerah.

"Setiap pejabat di daerah ini harus bisa berinovasi dan membuat terobosan baru dalam birokrasi serta pelayanan publik. Kita tidak ingin pejabat itu hanya dapat menjalankan rutinitas yang sudah ada," kata dia.

Ia mengatakan selain melahirkan inovasi, juga diharapkan mampu bekerja secara profesional dan memberikan contoh bagi bawahannya.

Kemudian yang tidak kalah pentingnya
adalah pejabat juga harus dapat menerjemahkan apa yang menjadi program utama pimpinan daerah.

Menurutnya dinamika kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat saat ini menuntut setiap aparatur untuk menyesuaikan diri terhadap perkembangan yang terjadi, di samping memiliki kompetensi, kreativitas, serta etos kerja selaku pelayan publik.

Selain itu aparatur juga haru memiliki sikap dan moral yang baik, menunjukan disiplin, tanggungjawab dan orientasi kerja. Terakhir, bagi yang beragama islam beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Peningkatan sumber daya aparatur itu tidak bisa ditawar dan ditunda lagi. Ke depannya dituntut dapat berkontribusi lebih besar lagi terhadap kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi pada setiap Organisasi Pemerintah Daerah (OPD)," kata dia.

Sebelumnya itu Kepala Pusdiklat Kementerian Dalam Negeri (Kemandagri) Regional Bukittinggi yang diwakili Sarjayadi mengatakan tujuan pelaksanaan Diklatpim itu untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian dan keterampilan, serta menciptakan aparatur sehingga mampu berperan sebagai pembaharu dan merekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Kemudian juga memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pelayanan, pengayoman serta pemberdayaan masyarakat.

"Selain itu juga untuk menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan secara umum dan pembangunan demi terwujudnya pemerintahan yang baik dan bersih," kata dia saat menutup kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pimpinan (Diklatpim) Tingkat IV angkatan I di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2017, Jumat

Ia mengingatkan perubahan yang dibuat peserta Diklatpim tidak hanya terlaksana sebagai persyaratan lulus, melainkan harus berlanjut ke depannya dalam menjalan tugas sehari-hari," kata dia. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026