Logo Header Antaranews Sumbar

Agar Terhindar dari Penyakit Ini, Jaga Menu Makanan Selama Ramadhan

Selasa, 6 Juni 2017 16:20 WIB
Image Print
Panganan buka puasa.

Padang Panjang, (Antara Sumbar) - Umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa harus selalu menjaga menu makanan agar terhindar dari indikasi penyakit, kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang, Sumatera Barat Nuryanuwar.

"Kami meminta kepada masyarakat agar selalu selektif dalam mengonsumsi makanan selama Ramadhan, sehingga bisa terhindar dari pelbagai penyakit yang timbul selama berpuasa," katanya di Padang Panjang, Selasa.

Masyarakat selama berpuasa katanya, relatif sering tidak mengontrol makanan yang akan dikonsumsi, sehingga bisa menimbulkan berbagai penyakit.

"Masyarakat sering tidak menghiraukan kesehatan melihat banyak ragam menu makanan yang tersedia selama Ramadhan, sehingga selektif berkurang, yang bisa berakibat fatal terhadap kesehatan," ujarnya.

Ia menyebutkan jenis penyakit yang berpotensi terjangkit saat bulan puasa diantaranya, konstipasi (sembelit), gangguan pencernaan, tekanan darah rendah, sakit kepala, gula darah rendah, bisul perut dan radang perut, serta batu ginjal.

Sembelit sebutnya, bisa menyebabkan ambeien (hemoroid), rasa nyeri di saluran anal dan gangguan pencernaan yang membuat perut terasa kembung.

"Kondisi ini tidak normal karena saat kita berpuasa tubuh banyak menyaring makanan, kurang minum (cairan) dan kurang konsumsi serat," tambhanya.

Untuk mencegahnya, kata dia, saat berbuka dan sahur harus diperbanyak makan-makanan tinggi serat, seperti biji-bijian dan buah-buahan, lalu banyak minum air putih dan jika ingin mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah banyak pilihlah roti atau gandum yang mengandung bekatul.

"Bagi penderita gula rendah, saat berpuasa akan mengalami lesu, pening, mudah lelah, konsentrasi buruk, mudah berkeringat, merasa guncang (tremor), tak dapat melakukan aktivitas fisik, sakit kepala," sebutnya.

Masyarakat Kota Padang Panjang Khairudin mengucapkan terima kasih atas himbauan yang berikan tersebut, sehingga bisa mengurangi resiko penyakit pada bulan Ramadhan.

"Himbaun itu sangat bermanfaat, karena kita selama bulan Ramadhan jarang mengontrol makanan," katanya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026