Logo Header Antaranews Sumbar

Syahiran Tekankan Dokter Jangan Bedakan Pelayanan

Rabu, 19 April 2017 15:45 WIB
Image Print
Bupati Pasaman Barat, Syahan, Wakil Bupati, Yulianto dan Kapolres, AKBP Iman Pribadi Santoso saat pelantikan pengurus IDI Pasaman Barat, Rabu (19/4). (ANTARA SUMBAR/Altas Maulana)

Simpang Empat, (Antara Sumbar) - Bupati Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Syahiran menekankan agar dokter yang ada tidak membeda-bedakan layanan kesehatan kepada masyarakat.

"Saya tidak ingin mendengar adanya suara sumbang atau laporan dari masyarakat bahwa mereka dilayani kurang baik dari dokter atau petugas kesehatan lainnya di rumah sakit maupun puskesmas di Pasaman Barat," katanya saat pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Pasaman Barat periode 2017-2020 di Simpang Empat, Rabu (19/4).

Ia menambahkan salah satu indikator ketertinggalan Pasaman Barat disebabkan oleh masalah pelayanan kesehatan yang kurang maksimal terutama pada daerah terisolir di Pasaman Barat.

"Jangan sia-siakan harapan masyarakat. Layani mereka dengan baik seperti apa pun rupa dan latar belakangnya. Jangan pilih kasih juga soal pelayanan walaupun mereka hanya datang pakai baju lusuh dan kain sarung kusam," ujarnya.

Ia menyebutkan pelantikan pengurus IDI Pasaman Barat diharapkan dapat menjadi momentum meningkatkan semangat para petugas kesehatan terutama para dokter yang ada.

Tujuannya untuk membantu pemerintah daerah dalam program pengentasan permasalahan kesehatan yang masih melanda seperti masih adanya kasus gizi buruk, hydrocipalus, dan tingginya angka kematian ibu dan bayi.

"Semua permasalahan itu harus kita antisipasi bersama. Saya harap para dokter dengan berbagai kompetensi bisa ikut aktif berkeliling dilingkungan kecamatan masing-masing guna mencari informasi tentang perkembangan kesehatan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya sesuai visi misi Pasaman Barat dalam peningkatan layanan kesehatan perlu komitmen bersama sehingga apa yang diharapkan masyarakat bisa tercapai.

"Saya harap IDI Pasaman Barat bukan hanya sebuah slogan seremonial belaka. Hanya merupakan sebuah kelompok dokter dan pakar kesehatan yang sama sekali tidak berbuat apa-apa untuk masyarakat," katanya.

Ia mengharapkan kepada dokter yang tergabung dalam IDI cabang Pasaman Barat agar mampu menjalankan programnya dalam rangka pengentasan permasalahan kesehatan.

Sekretaris IDI Sumbar, dr Harefa ang hadir melantik dr. Budi Sujono sebagai ketua IDI Pasaman Barat meminta agar IDI Pasaman Barat juga dapat menunjukkan eksistensinya dan kinerja baik melayani masyarakat.

"Saya minta kepada Ketua IDI Pasaman Barat yang baru agar aktif berkordinasi ke IDI Provinsi Sumbar untuk menjalin berbagai kerjasama yang bisa dilakukan untuk peningkatan pelayanan kesehatan," katanya.

Ia menyatakan di IDI Sumbar terdapat para dokter senior yang dapat diajak untuk bekerja sama dan dipanggil ke daerah baik itu untuk melakukan pertemuan ilmiah maupun workshop mengenai persoalan kesehatan di daerah.

Ia mengajak mengajak ketua dan pengurus IDI Pasaman Barat yang baru dilantik agar melakukan sosialisasi dan melakukan kaderisasi terhadap remaja-remaja di sekolah.

"Kader remaja di sekolah dapat dilatih oleh dokter untuk melakukan pendekatan dan sosialisasi dilingkungan remaja mengenai bahaya penyalahgunaan Narkoba," katanya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026