
Dua Pendukung Presiden Ekuador Jadi Korban Penusukan

Quito, (Antara/Reuters) - Presiden Ekuador Rafael Correa pada Senin malam waktu setempat mengatakan dua orang pendukung pemerintah tewas dan beberapa terluka tusukan selama kampanye dalam dua pekan sebelum pemilihan umum presiden. Saat itu pemerintah sayap kiri diperkirakan akan memenangi pemilihan yang diikuti oleh rakyat Ekuador. "Orang gila telah menusuk tujuh pendukung Partai Alianza Pais (AP) saat mereka menunggu kedatangan presiden. Dua orang terbunuh," kata Correa dalam akun jejaring sosial Twitter-nya. Insiden terjadi saat berlangsungnya kampanye Partai AP di Provinsi Esmeraldas sebelah barat. Menteri Dalam Negeri Ekuador Jose Serrano menuliskan di Twitternya bahwa polisi telah menahan orang-orang yang terlibat dalam kasus penusukan itu. Correa diperkirakan akan memenangi pemilu pada 17 Februari. Berdasarkan hasil jajak pendapat dia meraih 50-60 persen suara atau unggul 30 persen dari pesaing terdekatnya dari sayap kanan Guillermo Lasso, mantan bankir. Pemilihan umum pada Februari 2013 itu merupakan periode ketiga yang diikuti Correa. Correa merupakan sekutu dekat pemimpin Venezuela Hugo Chavez. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
