
Masyarakat Diminta Bersabar Terkait Pasar Raya Padang

Padang, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), meminta masyarakat bersabar terkait ketertiban Pasar Raya hingga selesainya rehabilitasi dan revitalisasi bangunan pada 2017.
"Menertibkan pedagang di Pasar Raya tidaklah mudah dan perlu upaya persuasif yang dilakukan secara bertahap," kata Kepala Dinas Pasar Kota Padang, Endrizal di Padang, Selasa.
Dia mengatakan keluhan yang muncul baik dari pedagang maupun pembeli di pasar selalu ditampung oleh pemerintah dan menindaklanjutinya.
Tindak lanjut tersebut, katanya bertujuan memberikan kemudahan dan kenyamanan untuk bertransaksi.
Akan tetapi, masih adanya pedagang yang tidak tertib dikarenakan masih adanya pembangunan gedung inpres yang nantinya diperuntukkan relokasi pedagang tersebut.
"Sebagai contoh di Jalan Sandang Pangan, pedagang tersebut bersifat sementara hingga direlokasi ke inpres," tambahnya.
Tentunya dalam pembangunan tersebut menjadikan kawasan di sekitar gedung tersebut mengalami kesemrawutan sehingga menyulitkan bertransaksi.
Kemudian di jalan depan Bioskop Raya atau Simpang Kandang juga terjadi ketidakteraturan pedagang maupun kendaraan yang menghambat transaksi.
"Kami meyakini ini sementara sebab pemerintah terus memaksimalkan upaya penertiban tersebut," ujarnya.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni merelokasi pedagang pada kios yang telah tersedia pada bangunan blok pasar inpres.
Kemudian terkait parkir, pihaknya juga telah mengarahkan pengunjung untuk memarkir kendaraan pada yang telah disediakan seperti di depan Matahari lama jalan M Yamin, atau belakang Balai Kota Lama.
Akan tetapi, masih adanya pengunjung yang tidak patuh menurutnya karena belum tetapnya lahan parkir tersebut.
"Diharapkan setelah selesai pembangunan pasar inpres yang menyediakan parkir bertingkat dapat meminimalisasi kesemrawutan tersebut," katanya.
Sedangkan untuk penanganan sampah dan penataan lingkungan pihaknya sedang merancang sistem pengelolaan terpadu agar sampah yang dibuang sedikit berkurang dan termanfaatkan dalam proses daur ulang.
Sementara itu salah satu tokoh masyarakat di Kuranji Padang, Hasan Siri berharap pemerintah serius menangani pasar yang ada di kota Padang.
Menurutnya sejak dulu budaya masyarakat di Padang yakni gemar bertransaksi baik jadi penjual maupun pembeli.
Dengan perkembangan saat ini pasar yang nyaman dan aman tentu akan menjadi pilihan warga untuk bertransaksi. (*)
Pewarta: M R Denya Utama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
