Logo Header Antaranews Sumbar

Legislator Sumbar Sayangkan Sekolah Jadi Mess Atlet

Kamis, 3 November 2016 12:50 WIB
Image Print

Padang, (Antara Sumbar) - Anggota Komisi V DPRD Sumatera Barat Hidayat menyayangkan kebijakan pemerintah Kota Padang yang akan memakai 28 gedung sekolah sebagai mess atlet Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) karena dapat mengganggu proses belajar mengajar.

"Apalagi selama pelaksanaan Porprov itu siswa yang belajar di 28 sekolah itu akan diliburkan selama 10 hari," kata dia di Padang, Kamis.

Ia mengatakan pendidikan merupakan urusan wajib dan tidak bisa diliburkan karena akan mengganggu proses belajar mengajar.

Karena itu Pemkot Padang selaku penyelenggara Porprov harus mencari cara lain untuk penginapan atlet tersebut, karena anggaran untuk itu sudah ada.

"Anggarannya sudah ada, makanya pendidikan jangan sampai dikorbankan untuk ini," ujar legislator asal daerah pemilihan Kota Padang itu.
Ia mengemukakan pelaksanaan Porprov memang penting, namun jangan dicampurkan dengan urusan pendidikan, karena waktu 10 hari itu cukup lama.

Ada solusi lain yang bisa dilakukan Pemkot Padang, yaitu dengan memanfaatkan gedung pertemuan yang ada di kota tersebut.

"Pemkot Padang juga bisa bekerja sama dengan TNI untuk bisa memakai fasilitasnya seperti tenda," kata dia.

Ia mengaku pihak penyelenggara tidak melibatkan Komisi V DPRD Sumbar terkait masalah penginapan atlet.

"Jika ada koordinasi dari awal akan ada jalan lain yang bisa dilakukan oleh penyelenggara selain menggunakan sekola-sekolah," tambahnya.

Ia meminta Pemkot Padang untuk meninjau kembali kebijakan menjadikan sekolah sebagai penginapan atlet Porprov.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang Suardi mengatakan 28 sekolah berbagai tingkatan mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas akan digunakan sebagai tempat menginap untuk para atlet dan offisial.

Ia menjelaskan untuk mempersiapkan semuanya pihaknya akan berkomunikasi secara intens dengan pihak sekolah.

"Kami akan bicarakan segalanya mulai dari fasilitas seperti kasur tersebut hingga kesiapan sekolah tersebut sebagai tempat inap," ujarnya. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026