Logo Header Antaranews Sumbar

Dua Rumah dan Satu Bengkel Hangus Terbakar

Sabtu, 20 Agustus 2016 10:47 WIB
Image Print

Pariaman, (Antara Sumbar) - Sebanyak tiga unit bangunan yang terdiri atas dua petak rumah dan satu unit bengkel sepeda motor di Desa Apar Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat, hangus terbakar pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00.20 Wib.

Kepala Pemadam kebakaran (Damkar) Kota Pariaman, Ali Imran, di Pariaman Sabtu mengatakan, dalam peristiwa naHas tersebut dilaporkan tidak ada korban jiwa namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp500 juta.

"Kami belum bisa memastikan penyebab utama kebakaran yang menghaguskan dua petak rumah dan satu unit bengkel tersebut, namun diduga akibat hubungan arus pendek listrik," kata dia,

Dugaan tersebut sebut dia, saat api dipadamkan oleh para petugas kondisi arus listrik masyarakat setempat masih tersambung dengan baik.

Ia membenarkan saat peristiwa nahas tersebut, para petugas dan masyarakat sempat mendengar bunyi letusan yang berasal dari lokasi kejadian.

"Bunyi letusan tersebut kuat dugaan dari tabung gas elpiji yang ada di sekitar lokasi kejadian," jelasnya.

Api baru dapat dipadamkan oleh petugas damkar setempat satu jam setelah kejadian memilukan tersebut. Untuk memadamkan api pihak damkar setempat menurunkan tiga unit mobil dan dibantu tiga unit dari Kabupaten Padang Pariaman.
Ali menyebutkan untuk pendalaman kasus tersebut, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

"Kita tidak bisa menduga begitu saja harus ada bukti bukti kuat, oleh sebab itu pihak kepolisian lah yang akan mendalami permasalahan tersebut," tambahnya.

Sementara itu Mariati (50) dan suaminya Abdul Muis (55) pemilik bengkel mengatakan sempat mencium benda terbakar. Setelah mencari sumber bau tersebut ditemukan api bersumber dari rumah sebelah.

"Diduga akibat hubungan arus pendek, percikan api mulai membakar di dekat kulkas, kami sempat menyiramnya namun tidak berhasil," ujarnya.

Melihat situasi api semakin membesar, ia bersama anggota keluarganya langsung melarikan diri dan menghubungi petugas damkar setempat. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026