
Pasukan Elit Gempur Daerah Pinggiran Damaskus

Beirut, (ANTARA/AFP) - Pasukan elit pemerintah Suriah yang ditempatkan di pangkalan udara militer Mazzeh menembaki kota Daraya persis barat daya Damaskus Ahad, kata para aktivis oposisi dan satu badan pemantau. "Artileri berat dan tank menggempur Daraya dari pangkalan udara militer Mazzeh dan markas besar Divisi IV di gunung Moadamiyet sementara ledakan kuat menghantam kota itu," kata Dewan Umum Revolusi Suriah. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia juga melaporkan serangan itu. Daraya menjadi sasaran serangan pasukan pemerintah yang menggunakan tembakan tank dan serangan-serangan udara selama lebih dari dua bulan sementara pasukan yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad berusaha merebut kembali pangkalan pemberontak itu. Kantor berita pemerintah SANA melaporkan Sabtu malam bahwa "tentara kami yang gagah berabi terus mengejar kelompok-kelompok teroris bersenjata yang melakukan pembunuhan dan pencurian dan menargetkan prasaraan Daraya." Seorang aktivis anti-pemerinth yang tinggal di kota itu mengemukakan kepada AFP bahwa 90 persen pennduduk telah meninggalkan kota itu akhir November saat serangan-serangan yang meningkat dan kedatangan pasukan elit Pengawal Republik. Sabtu malam, Observatorium yang bermarkas di Inggris itu mengatakan sembilan orang cedera akibat satu bom mobil di Jaramana, satu distrik yang dihuni warga Kristen dan Druze tenggara Damaskus di mana lebih dari 50 orang tewas akibat ledakan bom mobil November lalu. Kelompok pemantau itu juga melaporkan pertempuran seru antara pasukan pemerintah dan pemberonttak dekat satu gedung administrasi angkatan udara di kota terdekat Maliha, Ahad. Selama beberapa bulan, pemberontak dan pasukan pemerintah terlibat pertempuran dan pemberontak telah membangun satu pangkalan dekat ibu kota itu. Pemerintah Bashar secara tetap mengklaim melancarkan tindakan keras akhir terhadap pemberontak di Provinsi Damaskus. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
