Logo Header Antaranews Sumbar

Korban longsor Agam Dilarikan ke Padang

Minggu, 27 Januari 2013 14:25 WIB
Image Print
Korban longsor di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat menjalani perawatan instensif di RSUP Dr. M. Djamil, Kota Padang. Foto: Syafril

Padang (ANTARA) - Anto (31), korban longsor di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat menjalani perawatan instensif di RSUP Dr. M. Djamil, Kota Padang, Minggu. Berdasarkan data pihak rumah sakit, warga Nagari Tanjung Sani itu mengalami patah tulang pada lengan kanan, luka pada bagian kepala, badan, dan kaki. "Korban masuk ICU pada pukul 11.55 WIB," kata petugas medis. Korban langsung ditangani tim medis dengan cara mengambil sampel darah dan membalut tangan kanan korban yang patah. Saat dirawat, korban hanya bisa mengerang kesakitan seraya memanggil ayahnya, "Bapak Bapak," Menurut petugas medis, belum ada keluarga yang mendampingi korban. Longsor terjadi di Dadok, Nagari Sungai Batang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada Minggu, (27/1) pukul 05.30 WIB. Longsor menimbun 10 unit rumah di wilayah Kecamatan Tanjung Raya serta 25 warga. Hingga Minggu siang, enam orang ditemukan meninggal dan 19 orang lainnya hilang dan masih dalam proses pencarian. Pencarian para korban hanya dilakukan dengan peralatan seadanya karena akses menuju lokasi kejadian hanya berupa jalan setapak. Bencana tersebut terjadi akibat curah hujan tinggi sejak Sabtu (26/1). Hujan juga mengakibatkan 43 kepala keluarga di sekitar Kecamatan Ampek Koto mengungsi ke Masjid Inyiak Seh Daud akibat banjir.(ril)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026