Logo Header Antaranews Sumbar

Harga Minyak Bervariasi di Perdagangan Asia*

Kamis, 24 Januari 2013 13:46 WIB
Image Print

Singapura, (ANTARA/AFP) - Harga minyak bervariasi di perdagangan Asia Kamis, dengan pedagang menjual minyak mentah brent untuk West Texas Intermediate (WTI), kata analis, tetapi pasar terangkat oleh data manufaktur China. Kontrak utama New York, minyak mentah lihgt sweet WTI untuk pengiriman Maret naik 26 sen menjadi 95,49 dolar per barel, sementara minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Maret turun 13 sen ke posisi 112,67 dolar AS per barel. "Pedagang telah beralih dari Brent ke WTI," kata Jason Hughes, kepala premium client management IG markets di Singapura. Sentimen telah mendapat dorongan data dari bank Inggris HSBC Kamis yang menunjukkan aktivitas manufaktur China pada Januari berada pada tingkat tinggi dalam dua tahun. Indeks manajer pembelian awal HSBC (PMI) naik menjadi 51,9 diJanuari, level tertinggi sejak Januari 2011, dan naik dari bulan lalu 51,5. Angka di atas 50 menunjukkan ekspansi di sektor kunci, sementara satu di bawah 50 sinyal kontraksi. Qu Hongbin, ekonom HSBC yang berbasis di Hong Kong mengatakan, "Berkat keuntungan berkelanjutan dalam bisnis baru, produsen mempercepat produksi dengan melakukan perekrutan dan menambah belanja modal." "Meskipun permintaan eksternal masih tinggi, proses 're-stocking' yang dipicu permintaan dalam negeri, kemungkinan menambah pencepatan pemulihan ekonomi yang sedang berlangsung di China dalam beberapa bulan mendatang." (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026