
Damkar Masih Sedot Air "Basement" 4 UOB

Jakarta, (ANTARA) - Air sisa banjir yang menggenangi lantai dasar (basement) 4 Plaza UOB di Jalan Thamrin Jakarta Pusat tinggal beberapa centimeter dan terus disedot oleh petugas pemadam kebakaran (damkar). Dari pantauan ANTARA, Rabu, di "basement" 1 lumpur sisa banjir sudah banyak berkurang, sementara di "basement" 2 dan 3 masih cukup tinggi. "Proses evakuasi sudah selesai dan dipastikan jumlah korban tidak akan bertambah lagi. Mobil sudah dievakuasi semua sejak kemarin." kata Kepala Seksi Tanggap Darurat Pemadam Kebakaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Alipatar. Mobil-mobil yang sempat terjebak di dalam "basement" Plaza UOB juga sudah dikeluarkan semua dan di parkir di lapangan belakang Plaza UOB. Dari pemantauan sudah banyak mobil yang diambil pemiliknya secara langsung atau melalui pihak asuransi. Di lapangan parkir masih menyisakan beberapa mobil yang belum diambil. Alipatar menambahkan bahwa pihak damkar akan terus berjaga di Plaza UOB sesuai permintaan pengelola gedung. "Seperti satu mobil kita yang berada di belakang gedung, yang dipakai untuk menyedot air dari PDAM untuk menyuplai kebutuhan air di Plaza UOB." kata Alipatar. Kendati kondisi di Plaza UOB sudah mulai pulih, kebutuhan air belum terpenuhi secara normal. Hal ini terlihat seperti adanya tujuh unit kakus darurat yang disediakan pengelola gedung bagi karyawan yang letaknya di bagian utara Plaza UOB. "Kondisi gedung sudah mulai normal, listrik dan AC (Air Conditioner) juga sudah mulai normal. Namun semuanya masih dalam proses 'recovery' juga," kata seorang karyawan Plaza UOB, Yossy. Kondisi di depan Plaza UOB sudah kondusif. Lalu lintas ramai lancar dan karyawan sudah bekerja normal sejak Senin lalu. Kendati kondisi di "basement" UOB sudah hampir kering dan hanya menyisakan sedikit air di "basement" 4, pihak kepolisian belum melakukan olah TKP. "Wah itu masih belum jelas nanti pimpinan yang tau, kita di sini hanya bertugas mengamankan lokasi," kata Inspektur Polisi Dua (Ipda) Siswanto saat ditanya pers perihal olah TKP. Pihak kepolisian yang berjaga sudah tidak sebanyak kemarin. Hanya beberapa petugas memantau proses pembersihan "basement". (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
